PUBERTAS PREKOKS (Pubertas Dini Pada Anak)

Pubertas Prekoks Pada Anak Perempuan

Pubertas Prekoks Pada Anak Perempuan

1.   Definisi

Pubertas Prekoks adalah suatu keadaan dimana masa pubertas anak terjadi lebih awal pada umumnya, yaitu sekitar umur 9-14 tahun pada anak perempuan dan usia 10-17 tahun pada anak laki-laki. Kondisi ini terjadi dipicu oleh otak secara spontan atau dikarenakan pengaruh bahan kimia dari luar tubuh dan biasanya proses ini dimulai diakhir-akhir masa kanak-kanak (kurang dari umur 9 tahun) dengan ditandai munculnya tanda-tanda kematangan organ reproduksi lebih awal dan telah berakhirnya masa pertumbuhan. Pubertas yang lebih awal ini bisa merupakan bagian dari variasi perkembangan normal seseorang, namun bisa pula merupakan penyakit atau paparan hormon pertumbuhan yang tidak normal.1,2

Pubertas merupakan suatu proses yang alamiah dan pasti dialami oleh semua manusia dimana terjadi perubahan fisik dari tubuh anak-anak menjadi bertubuh layaknya orang dewasa dan telah memiliki kemampuan bereproduksi. Keadaan ini diinisiasi oleh sistem hormon dari otak yang menuju ke gonad (ovarium dan testes) dan meresponnya dengan menghasilkan berbagai hormon yang menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan, fungsi atau transformasi dari otak, tulang, otot, kulit, payudara, menstruasi dan organ-organ reproduksi lainnya, seperti organ genitalia (penis dan vagina) dan organ seksual sekunder lainnya (rambut pubis). Proses ini juga menandai peningkatan kematangan psikologis manusia secara sosial yang disebut telah menjadi seseorang remaja.3,4

2. Epidemiologi (Insiden)

Dari berbagai sumber seluruhnya menyatakan bahwa insiden Pubertas Prekoks dominan terjadi pada anak-anak perempuan dibandingkan laki-laki. Hal ini dimungkinkan karena Pubertas Prekoks membawa sifat genetik yang autosomal dominan dan lebih sering akibat paparan hormon estrogen dini pada usia bayi. Untuk anak perempuan sering diakibatkan etiologi yang idiopatik dan sebaliknya pada anak laki-laki secara signifikan terbanyak diakibatkan adanya penyakit pada otak.3,4

3. Etiologi (Penyebab)

Hingga saat ini penyebab dari Pubertas Prekoks masih belum diketahui secara pasti. Beberapa hal internal yang dapat menyebabkan terjadinya Pubertas Prekoks adalah gangguan organ endokrin, genetika keluarga (autosomal dominan), abnormalitas genetalia (gangguan organ kelamin), penyakit pada otak, dan tumor yang menghasilkan hormon reproduksi. Namun disamping itu, terdapat faktor psikologis (emosi) dan stressor lingkungan ekternal yang cukup memegang peranan.1,3.4

Pada dasarnya konsep paparan hormon yang paling sering digunakan untuk menjelaskan penyebab kejadian Pubertas Prekoks pada anak-anak. Sebuah penelitian pernah menyatakan bahwa seorang anak perempuan yang gemuk atau memiliki body mass index (BMI) bernilai obesitas seringkali menunjukkan ciri-ciri fisik terjadinya pubertas dini. Penelitian lain mengungkapkan zat Bisphenol-A (BPA) yang merupakan bahan baku pembuatan barang-barang dari plastik dan sering digunakan oleh bayi maupun anak kecil (dot atau botol plastik) dapat menstimulus peningkatan kadar hormon estrogen yang pada akhirnya dapat memicu terjadinya Pubertas Prekoks.2

4. Faktor Risiko

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan kejadian pubertas prekoks meliputi :3

  • Jenis kelamin perempuan.
  • Umumnya pada ras Afrika-Amerika.
  • Seseorang yang mengalami Obesitas (Kegemukan).
  • Terpapar hormon seksual (kosmetik ataupun makanan).
  • Sedang mengidap suatu penyakit genetik ataupun gangguan metabolik. Pubertas prekoks banyak ditemui pada pasien dengan sindrom McCune-Albright atau Hiperplasia Adrenal Kongenital, yaitu suatu kondisi perkembangan abnormal dari produksi hormon androgen pada laki-laki. Pada kasus yang jarang, Pubertas Prekoks memiliki hubungan dengan kejadian hipotiroidism.

5. Patofisiologi (Alur Kejadian Kasus)

Secara sederhana, gambaran perjalanan kasus Pubertas Prekoks diawali produksi berlebihan GnRH yang menyebabkan kelenjar pituitary meningkatkan produksi luteinizing hormone (LH) dan follicle stimulating hormone (FSH). Peningkatan jumlah LH menstimulasi produksi hormon seks steroid oleh sel Leydig pada testis atau sel granul pada ovarium. Peningkatan kadar androgen atau esterogen menyebabkan fisik berubah dan mengalami perkembangan dini meliputi pembesaran penis dan tumbuhnya rambut pubis pada anak laki-laki dan pembesaran payudara pada anak perempuan, serta mendorong pertumbuhan badan. Peningkatan kadar FSH mengakibatkan pengaktifan kelenjar gonad dan akhirnya membantu pematangan folikel pada ovarium dan spermatogenesis pada testis.2,3,4

Poros Hormon Pubertas

Poros Hormon Pubertas

6. Klasifikasi (Penggolongan)

Perkembangan dini rambut pubis (bulu kemaluan), payudara atau alat-alat kelamin bisa terjadi dari proses pematangan yang alamiah atau dari beberapa kondisi patologis. Pubertas Prekoks bisa dibagi menjadi dua tipe utama, yaitu :4

a. Secara alamiah pubertas dini dapat terjadi dalam berbagai aspek fisik, kondisi ini disebut idiopathic central precocious puberty atau GnRH-dependent (Pubertas Prekoks Sentral). Hal ini bisa terjadi parsial ataupun transien. Pubertas sentral bisa muncul secara dini bila terjadi gangguan pada sistem penghambatan hormon yang diproduksi otak, atau adanya hamartoma hipotalamus yang memproduksi sedikit gonadotropin-releasing hormone (GnRH).

b. Perkembangan organ seksual sekunder dipengaruhi oleh hormon steroid yang berasal dari keadaan abnormal lainnya (tumor gonad atau adrenal, hiperplasi adrenal kongenital dan lainnya). Keadaan ini tidak dipengaruhi gonadotropin-releasing hormone (GnRH-independent) disebut peripheral precocious puberty atau precocious pseudopuberty (Pubertas Prekoks Perifer).

7.Gejala Klinis

Pada anak perempuan, maka tanda-tanda klinis yang memberikan petunjuk pasti apabila dialami pada usia kurang dari 9 tahun, antara lain :3,4

  • Payudara membesar.
  • Tumbuhnya rambut pubis dan rambut tipis pada lengan bawah.
  • Bertambah tinggi dengan cepat.
  • Mulainya menstruasi.
  • Tumbuh jerawat.
  • Munculnya bau badan.

pp_girls02

Sedangkan pada anak laki-laki, tanda-tanda terjadinya Pubertas Prekoks akan muncul saat umur kurang dari 10 tahun meliputi :3,4

  • Pembesaran testis dan penis.
  • Tumbuhnya rambut pubis, lengan bawah dan wajah.
  • Peningkatan tinggi dengan cepat.
  • Suara memberat
  • Tumbuh jerawat
  • Munculnya bau badan

120px-stubbly_face

Banyak anak yang menunjukkan gejala pubertas lebih awal yang dikenal sebagai Pubertas Prekoks parsial. Beberapa anak perempuan umumnya mulai muncul keluhan diantara umur 6 bulan dan 3 tahun dengan ditandai terjadinya pembesaran payudara yang kemudian akan berhenti atau akan tetap bertahan tanpa perubahan fisik.3

8. Diagnosis

Saat kita menemukan seorang pasien dengan kecurigaan mengalami Pubertas Prekoks, maka kita harus melengkapi anamnesa dan riwayat pasien beserta keluarganya, melakukan pemeriksaan fisik yang berkaitan dan memastikan diagnosis dengan melakukan tes laboratorium terutama fraksi hormonal maupun radiologis yang dispesifikasi pada foto tulang.1,2,3,4

Untuk pemeriksaan penunjang laboratorium, maka dilakukan tes kadar hormon LH dan FSH basal, uji GnRH terstimulasi, esterogen dan progesterone serum, β-HCG, 17-OH progesteron, estradiol dan beberapa pemeriksaan hormonal lainnya atas indikasi. Diperlukan pula pemeriksaan radiologis diagnostik, maka yang difokuskan adalah pencitraan umur tulang dan survey tulang (McCune-Albright), sedangkan untuk etiologi dilakukan CT-Scan/MRI kepala dan USG pelvis/adrenal.3,4

9. Penatalaksanaan

Penatalaksanaan Pubertas Prekoks ditentukan tipenya sebagai berikut :3,4

  • Tata Laksana Pubertas Prekoks Sentral ; Kebanyakan anak dengan Pubertas Prekoks sentral tidak disertai penyakit lainnya. Terapinya dinamakan GnRH analogue yang biasanya terdiri dari suntikan bulanan berupa leuprolide yang menghentikan aksis HPG dan menghambat perkembangan. Terapi tersebut dilanjutkan hingga pasien mencapai umur pubertas normal yang sesuai. Apabila mereka lupa atau menghentikan pengobatan, maka proses pubertas akan dimulai lagi.
  • Tata Laksana Pubertas Prekoks Perifer ; Tujuannya adalah melakukan penanganan pada penyakit yang mendasari timbulnya Pubertas Prekoks ; misalnya karena konsumsi obat, maka obat tersebut dihentikan ; contohnya pada tumor, maka segera lakukan pembedahan reseksi tumor agar menghentikan agresifitas pubertas.

10. Prognosis (Nilai Kesembuhan)

Studi melaporkan tingginya efektifitas dan keberhasilan pengobatan Pubertas Prekoks apabila diberikan sedini mungkin dan haruslah mencapai tujuan terapi, yaitu tercapai umur pubertas normal yang sesuai.3

DAFTAR PUSTAKA

  1. Haslam RHA. Endokrine System. Dalam : Behrman RE, Kliegman RM, Jenson HB, penyunting. Nelson Textbook of Pediatrics. Edisi Internasional ke-17. Philadelphia : Saunders Elsevier Science. 2004 ; p.1926-1935
  2. Anonim. Diakses : 28 April 2009. Diunduh dari : http://en.wikipedia.org/wiki/precociouspuberty. April 9th 2009.
  3. Klapowitz PB. Medscape Team Of Emedicine. Precocious Puberty. (Diakses : 28 April 2009). Diunduh dari : http://emedicine.medscape.com/article/987886-overview. March 28th 2007.
  4. Mayo Clinic Staff. Mayo Foundation. Precocious Puberty. (Diakses : 28 April 2009). Diunduh dari : http://mayoclinic.com/article/precociouspuberty-definition. Februari 5th 2009.
About these ads

79 Responses

  1. Dear dokter pramesemara,
    saya sangat bersyukur bisa menemukan blog dokter ini.Saya berharap dokter dapat membatu memberikan konsultasi tentang masalah anak saya. Anak saya (perempuan,umur 9 th 5 bulan, tinggi 141 cm), diagnosa dr spc anak bag endokrin mengatakan dia mengalami pubertas prekoks. karena hasil tes hormon FSH dan LH menunjukan lbh tinggi dr nilai rujukan, dan hasil radiologi umur tulang menunjukkan umur 11 tahun.hasil usg pelvis tidak menunjukkan adanya abnormalitas. dokter menganjurkan terapi penyuntikan tapros(GnRHa), untuk menunda kemungkinan menstruasi yg terlalu cepat. Saya ragu-ragu melakukan pengobatan ini karena:
    1. apakah anak saya bisa dikategorikan pubertas prekoks, mengingat sekarang dia sudah berusia 9 th lebih dan belum mengalami menstruasi ?
    2.Apakah suntikan GnRHa tidak ada efek sampingnya?
    3. Saya membaca bbrp artikel dari journal endrokrinology yang mengatakan bahwa penyuntikan GnRHa yang dilakukan pada anak yang umurnya lebih dari 8 tahun tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tinggi akhir anak.apakah ini benar?
    Mohon penjelasan dari dokter tentang untung ruginya pengobatan ini, mengingat biaya pengobatan cukup mahal. Terimakasih

    Salam,
    Cyrilla

  2. Selamat Pagi Ibu Cyrilla,

    Saya akan berusaha membantu memberi jawaban beberapa pertanyaan Ibu Cyrilla :

    1. Memang benar bbrp konsensus mengenai Precocious puberty (PP) pd anak perempuan mematok umur yg kurang dr 9 thn. Namun terdapat variasi umur dimana sebagian besar ahli berpendapat anak perempuan dlm rentang umur 9-10 thn bila menunjukkan gejala klinis dpt didiagnosis dgn PP. Dpt dipertimbangkan bila dr hasil laboratorium & radiologis menunjukkan tanda PP. Apakah anak Ibu sudah menunjukkan gejala klinis PP? Walau menstruasi belum terjadi.

    2. Hingga saat ini terapi Gonadotropin releasing Hormon Analog Agonist (GnRHA) merupakan penanganan terbaik pd PP. Banyak jenis produk GnRHA yg tersedia dipasaran, baik suntikan, implantasi/susuk maupun semprotan hidung/intranasal (Tapros, Leupron, Zoladex). Pd prinsipnya, semua pengobatan baik modern maupun tradisional perlu kita waspadai kemungkinan adanya efek samping maupun kontraindikasi. Merujuk kejurnal yg Saya baca ditemukan beberapa efek samping penggunaan GnRHA, yakni reaksi alergi akut (gatal, bengkak, kemerahan pd kulit), hot flushed (perasaan suhu badan panas), sakit kepala, osteoporosis & hipoesterogen (keterlambatan pubertas, kasus jarang).

    3. Pandangan ini kemungkinan benar & disimpulkan secara clinical trial & evidence based karena umur anak Ibu yg cenderung berada di base line/batas umur anak terdiagnosa dgn PP (9-10 thn). Mungkin hal ini bisa dikonsultasikan secara detail & terpadu kpd Dr.SpA yg menangani anak Ibu.

    Semoga jawaban Saya diatas bisa membantu & menjadi tambahan informasi mengenai PP. Terimkasih & mohon maaf atas keterlambatan dlm merespon krn keterbatasan akses Saya akan internet.

    Regards,

    • Terimakasih atas jawaban dokter Pram. Kalau dokter berkenan mohon informasi beberapa hal lagi. Pengobatan yang dianjurkan oleh dr SpA yang menangani anak saya adalah suntikan tapros, tapi pengobatan ini cukup mahal.(saya sdh tanya ke apotik hrg obat Rp.1,7 jt per 1x suntik untuk 1 bulan). Kalau boleh saya minta informasi tentang kemungkinan pengobatan lain yang biayanya lebih murah tapi aman untuk anak. Apakah ada pengobatan tradisional untuk penanganan kasus PP ini. Apakah pengobatan akupunktur bisa membantu ?
      Terimakasih.

  3. Dear Ibu Cyrilla,

    Sepengetahuan Sy, pd anak dgn PP sentral harus mendapatkan pengobatan hormonal dlm penatalaksanaannya. Utk suntikan hormonal memang harganya relatif mahal berkisar 1-2 juta rupiah. Beberapa ada yg dijual dgn harga murah via internet. Namun Sy lebih menyarankan utk membeli langsung ke apotek yg resmi.

    Utk pengobatan alternatif lainnya bg PP, hingga saat ini Sy belum begitu banyak tahu ttg hal ini. Tetapi Sy rasa pengobatan akupunktur bisa menjadi pilihan utk diterapkan, tetapi tetap Sy harap jgn meninggalkan pengobatan medis yg telah dijalankan. Lebih jelasnya Ibu bisa mengkonsulkannya ke Dr.SpA / Dr.Akupunktur.

    Terimakasih, semoga bisa membantu.
    Selamat malam,

    • Selamat malam dokter Pramesemara,
      Terimakasih atas keterangan-keterangan yang telah dokter berikan. Ini sangat membantu saya mendapatkan informasi tambahan tentang PP. Seperti saran dokter, saya akan mencoba berkonsultasi juga dengan dr Sp Akupuntur.

      Salam & Terimakasih

  4. Selamat Pagi Ibu Cyrilla,

    Terimakasih juga atas konsultasinya, semoga anak Ibu mendapat penanganan yang terbaik.

    Regards,

  5. Siang dokter Pramesemara,maaf saya boleh nanya yg dimaksud pubertas telasehe,pubasehe,dan menhars…??makasih atas informasinya…

    • Selamat malam Ichal, Terimakasih atas pertanyaannya Sobat!
      Sebelumnya Saya sama skali tdk mengenal ketiga istilah yg Ichal maksudkan disini.
      Mungkin yg dimaksudkan adalah telarche, pubarche dan menarche.

      Klo tebakan Saya mengenai maksud pertanyaan Ichal benar, maka langsung saja Saya berusaha menjawab.
      Jadi ketiga istilah diatas adalah tanda-tanda fisik khas pubertas yg dialami seorang remaja.
      Umumnya ketiga hal tsb berurutan munculnya dari :
      1. Telarche : Pembesaran kedua payudara.
      2. Pubarche : Tumbuhnya rambut-rambut pubis dan disekitar lipatan tubuh lainnya.
      3. Menarche : Dan diakhiri terjadinya menstruasi pada remaja putri. Pada remaja putra mengalami pembesaran volume testis dan bertambah panjangnya penis.

  6. selamat malam Dok…
    Saya ingin bertanya, Selain berkaitan dengan masalah tinggi akhir sang anak, apakah prekoks juga berpengaruh pada hal lain…. Dan bagaimana prognosis anak2 prekoks yang didiagnosis terlambat…

    Dan apakah true prekoks dan pseudo prekoks sama dengan klasifikasi prekoks yang dijelaskan di atas?
    Terima kasih

    • Selamat Siang, Mohon maklum baru bisa membalas karena keterbatasan akses internet dikantor.
      Saya akan coba menjawabnya berdasarkan literatur yg Sy dapatkan :
      1. Kejadian pubertas prekoks tidak hanya terbatas berpengaruh pada aspek tinggi anak, namun terdapat aspek lainnya dari fisik anak yang akan mengalami pubertas dini seperti pembesaran organ reproduksi sekunder.
      2. Prognosis anak dengan pubertas prekoks sangat bergantung dari semakin awalnya deteksi maupun terapi yang diberikan.
      3. Beberapa literatur yang Saya baca, sebagian ada yang menggunakan istilah tersebut untuk pengklasifikasian pubertas dini.
      Terimakasih

  7. Salam kenal Dokter…
    Saya ada pertanyaan yang selalu menggajal perasaan saya minggu2 ini… yang ingin saya tanyakan normalnya usia berapakah anak perempuan mulai tumbuh payudara..?!
    Anak saya usia 6.8 tahun (hampir 7 th), sewaktu saya sedang memandikan anak…, saya menyabuni bagian payudara sebelah kiri anak saya, anak saya berkata sakit…, terus saya raba…, ada benjolan tepat di tengah payudaranya, dan saya raba lagi sebelah kirinya juga sama ada benjolan tp tdk sebesar yg sebelah kiri…, saya tanya apa yg ini juga sakit…, dia bilang sedikit sakit…! saya jadi cemas ada apa dengan payudara anakku…, apakah itu memang pertumbuhan payudara atau ada sesuatu yg lain…?! Apakah masih dibilang normal usia tsb tumbuh payudara, sedangkan gigi susunya saja belum ada yg tanggal satupun Dok…
    Itu saja pertanyaan dari saya dan saya menunggu jawaban secepatnya dari Dokter, karena saya ingin mengetahui apa yang sebaiknya tindakan yg harus saya lakukan.
    Terimakasih sebelumnya untuk Jawaban dari Dokter…

    • Salam Kenal juga Bu Rina, mohon maaf atas keterlambatan merespon pertanyaan Ibu.
      Memang benar salah satu tanda/gejala terjadinya pubertas dini adalah membesarnya payudara sebelum waktunya, atau kalau menilik pemaparan tentang pubertas dini Saya berarti terjadinya sebelum anak menginjak umur 9-10 tahun.
      Disini Saya belum mendapat informasi yang cukup mengenai kondisi payudara anak Ibu. Apakah benjolan tsb padat?kenyal?tidak bisa bergerak/mudah digerakkan?
      Namun sebagai usaha pencegahan dan agar dapat dideteksi secara dini, maka Saya sarankan Ibu untuk segera memeriksakan ke dokter yang terdekat guna memastikan apakah kondisi ini disebabkan proses pubertas, bukan hal-hal yang lain seperti infeksi kelenjar, radang dengan ketegangan otot atau yang terburuk adalah tumor.

  8. Selamat Malam dr Pramesemara,

    Anak saya berusia 2 tahun 9 bulan. Sejak usia 1,5 tahun saya berkonsultasi ke dr. Endokrin anak. karena dikawatirkan anak saya mengalami pubertas dini.
    Pada saat awal pemeriksaan (tes lab) kondisi estradiol anak saya 20.0 (normalnya <=18). dan pada saat itu dilakukan bone tes, hasilnya masih wajar.
    Dan saya harus rutin memeriksakan kondisi anak saya dan harus menjaga makanan dan minuman. Seperti makan makanan organik, tidak makan ayam negeri dan junk food. Dan sekarang ini anak saya harus mengurangi minum susu dan berhenti menggunakan dot. Yang saya tanyakan, apabila saya melakukan hal tersebut, apakah akan membuat kondisi hormon anak saya normal, sehingga tidak akan mengalami hal tsb. Atau hal – hal yg saya sebutkan diatas hanya sebagai pencegahan atau penghabat,
    Dan apa yg terbaik dilakukan untuk pencegahannya.

    Terima kasih

    • Saya mohon maaf atas keterlambatan membalas komentar Ibu, berhubung kesibukan kuliah.
      Terimakasih atas pertanyaannya, Saya akan mencoba untuk menjawabnya.
      Sebelumnya Saya boleh tahu jenis kelamin anak Ibu? Selain pemeriksaan hormon estradiol, apakah ada parameter lain tambahan yg juga diperiksa? Sebenarnya semua yang Ibu terapkan adalah upaya sederhana untuk mencegah semakin terpaparnya anak Ibu dari hormon eksternal dan causa lain dari lingkungan seperti dot yang dicurigai mengandung bisphenol. Tindakan tersebut merupakan pilihan terbaik untuk pencegahan secara dini, selain tetap menjaga kesehatan anak dengan pengontrolan rutin ke dokter yang bersangkutan.
      Selamat Malam n salam kenal, Rahajeng Siwaratri bila merayakannya juga Ibu Ketut.

      • Terima kasih atas jawaban dokter.

        Jenis kelamin anak saya perempuan. Dan sampai saat ini hanya dilakukan pengecekan darah untuk hormon dan bone tes saja.
        Dan secara teratur datang ke dokter endokrin.
        Baru tgl 13 Januari 2010 saya datang ke dokter endokrin, dan dicek payudara anak saya masih normal. Tapi berat badan anak saya dan tinggi badan sedikit berlebih (berat 15 kg, tinggi 91 cm), kata dokternya dan saya disuruh menjaga supaya berat badan tidak berlebihan.

        Yang saya ingin tanyakan lagi, apakah susu juga dapat mempengaruhi keadaan hormon tsb dokter.

        Selamat Ciwalatri juga dok…

        Terima kasih

      • Terimakasih atas balasannya,
        Sebenarnya dari pemeriksaan hormonal yang menunjukkan diagnosis, walaupun belum muncul tanda pubertas dini. Jadi selama ini saran dan tindakan yang Ibu laksanakan adalah upaya pencegahan.
        Mengenai susu, dari beberapa literatur yang Saya baca secara umum susu sangat berguna bagi tubuh dan tidak ada fakta yang menyatakan susu itu berbahaya. Susu sangat berguna bagi manusia terutama dalam masa pertumbuhan dan perkembangan (bayi) dari kolustrum. Namun perlu diingat bahwa 35% dari kandungan susu adalah kolesterol yang bisa menjadi prekursor (bahan dasar dan inisiator) pembentukan hormon-hormon steroid.
        Jadi saran kongkrit dari Saya adalah tetap memberikan susu sesuai takaran, jangan berlebihan.
        Semoga bermanfaat,

      • terima kasih atas informasi nya.
        Apabila dokter mempunyai informasi mengenai pubertas dini, mohon dapat di share.

      • Nggih sareng sami, semoga bermanfaat info2 yg tiang sampaikan, matur suksema

  9. Selamat pagi dr Pramesemara,

    Saya mempunyai anak perempuan berumur 7 tahun 3 bulan. Tinggi badan 136cm dan berat badan 32 kg. Dia memiliki gejala pubertas dini, payudaranya sudah membesar dan tumbuh rambut di daerah ketiak dan kemaluan.

    Hasil test laboratorium menunjukkan LH = 0.81, FSH = 2.90 dan estradiol = 40.10

    Hasil USG lower abdomen =
    Uterus = echostruktur & ukuran normal, endometrium tak menebal, parametrium tenang, tak tampak masa atau kista
    Vesica Urinaria = echostruktur normal, dinding tak menebal, tak tampak batu atau masa.

    Ada 2 hal yang ingin saya tanyakan =

    1.Apakah anak saya perlu menjalani terapi hormon ?

    2. Apa yang menyebabkan hormon estradiolnya tinggi sekali ?

    Terima kasih banyak sebelumnya.

    • Selamat Siang Ibu Siti,

      Sebenarnya Saya akan terkagum menerima pertanyaan dari Ibu, dengan data yang cukup lengkap dan memerlukan analisis yang dalam. Saya akan mencoba menjawabnya berdasarkan literatur yang Saya baca (dapatkan) dan kapasitas selaku Dokter Umum ;

      1. Namun sebelum lanjut, Saya ingin bertanya, Ke Dokter manakah Ibu mengkonsultasikan sebelumnya dan apa pilihan terapi yang direkomendasikan? Berdasarkan gambaran kondisi dan kadar hormon yang Ibu sampaikan, bisa Saya simpulkan bahwa kasus yang dialami anak Ibu tergolong Pubertas Prekoks jenis sentral dengan adanya gangguan pada poros hormonnya. Tanpa disertai gangguan diluar sistem hormonal, bisa dilihat dari nilai hasil pemeriksaan hormonal dasar terutama Estradiol (E2) yang tinggi dan normalnya citra USG yang telah dilakukan. Oleh karena itu, sekiranya anak Ibu perlu diberikan terapi analog Hormon, bukan preparat hormon. Hal ini dimaksudkan untuk menghambat kerja aksis hormon yang menyebabkan munculnya kondisi Pubertas Dini ini.

      2. Hormon estradiol adalah salah satu produk lanjutan dari hormon estrogen sebagai derivat dasar. Meningginya hormon estradiol (Estrogen-2) yang terjadi kemungkinan diakibatkan rangsangan berlebihan dari hormon pertumbuhan (Growth Hormone) dan tidak berfungsinya sistem penghambat poros hormon reproduksi, sehingga memicu produksi berlebihan dari estrogen yang kemudian dikonversi menjadi estradiol, jenis estrogen yang sifatnya lebih kuat mempengaruhi dan menyebabkan terjadinya pubertas. Estradiol merupakan salah satu parameter untuk menilai kondisi hormonal reproduksi manusia. Sehingga diperlukan pilihan terapi untuk menekan produksi dan berkompetisi dengan reseptor hormon.

      Demikian informasi yang bisa Saya berikan, semoga bermanfaat dan bisa dipahami.
      Terimakasih, semoga selalu sehat

  10. dok hormon yang menghambat pubertas ada ga?

    • Terimakasih Kenzo.
      Beberapa asupan hormon dari luar tubuh dapat menggangu bahkan menghambat proses pubertas, baik itu dalam jumlah yang banyak maupun sedikit saja.
      Prinsipnya proses pubertas dikendalikan utamanya oleh aksis (jaras) hormonal dari hipotalamus-hipofise-ovarium(perempuan) / testis (laki-laki), apabila aksis ini ternganggu maka serta merta akan mengganggu pubertas, dimana proses ini terjadi akibat gangguan didalam tubuh.
      Jika kita terekspos produk hormonal dari luar juga dapat mengganggu proses tsb, misalnya paparan estrogen yang berlebihan pada anak laki-laki maka akan mengganggu proses pubertas yang notabene dikendalikan oleh testosteron.

  11. Selamat malam dr Pramesemara,

    Beberapa bulan lalu saya pernah menanyakan beberapa hal mengenai pubertas prekoks.
    Anak saya sekarang berusia 3 tahun, takutnya kearah ciri2 pubertas prekoks dan yang sudah saya lakukan sekarang :
    1. Menjaga makanan (tidak makan junk food, ayam negeri dan mengkonsumsi sayuran organik)
    2. Mengganti susu formula menjadi fresh milk
    3. Membatasi minum susu anak menjadi maximal 2 X sehari
    4. Tidak menggunakan dot lagi

    1 bulan lalu, saya mengecek kondisi anak ke dokter endokrin anak, dan dilihat hasilnya masih wajar. Dan saya disarankan unk melakukan pengecekan rutin setiap 3 bulan.
    Tapi dua hari ini saya menemukan seperti keputihan di undeware anak saya. Jadi saya sedikit khawatir unk hal ini. Apakah keputihan juga tanda2 pubertas prekoks? Mohon informasi dan saranya.
    Terima kasih

    • Siang Ibu Ketut,
      Selamat merayakan Galungan n Kuningan sebelumnya

      Ibu Ketut, keputihan yang dialami putri Ibu seperti apa bau, warna, periode munculnya dan jumlahnya?
      Kemungkinan yang dialami oleh putri Ibu saat ini adalah keputihan dan bukan “datang bulan” yang sesuai gejala pubertas dini. Untuk memastikan diagnosis dan pemeriksaan lebih lanjut, Saya sarankan untuk di cek kembali ke Dokter terdekat.
      Mengenai pencegahan yang sudah Ibu Ketut lakukan, menurut Saya sudah tepat dan harapannya tetap dikontrolkan rutin agar mendapatkan evaluasi yang baik dari Dokter tersebut.

      Semoga bermanfaat dan terimakasih

  12. Selamat siang dok.
    Dokter yth bagaimana apabila anak yang mengalami PP terlanjur tidak diterapi ( umur sekarang sudah 14,5 thn ) apakah masih ada jalan keluarnya, karena baru tahu adanya PP, terima kasih’

    • Selamat Malam Pak Yanto,
      Seperti dalam tulisan Saya diatas bahwa prognosis (perkiraan kesembuhan) pubertas prekoks tergantung dari waktu, kapan atau seberapa cepat diperiksakan ke dokter, didiagnosis dan mendapatkan pengobatan untuk mencegah akibat buruk dari pubertas dini. Oleh karena itu, Saran Sy lanjutkan pemeriksaan anak Bapak dan patuhi pengobatan yang diberikan.
      Terimakasih,

  13. salam kenal dok,…
    saya ingin menanyakan anak saya senis kelamin perempuan,umur 1 tahun 8 bulan memiliki ciri ciri,pubertas dini yg antara lain payudara kiri dan kanan membesar, yg ingin saya tanyakan apakah penyebabnya,bagaimana pengobatannya dan apakan pubertas dini ini dapat disembuhkah,saya sangat khawatir dengan kesehatan ank saya tersebut mohon infonya dok?

    • Selamat Pagi Ibu Yiyin,
      Mohon maaf atas keterlambatan membalas comment,
      Bila dilihat dr umur & gejala yg dikeluhkan, maka Sy sarankan Ibu utk memastikan diagnosis memang benar pubertas prekoks lebih lanjut ke dokter umum/spesialis anak terdekat. Semakin cepat anak Ibu mendapatkan pemeriksaan yg benar dan pengobatan, maka kualitas hidupnya akan semakin membaik. Perlu diketahui Pubertas Dini tidak mengancam nyawa secara langsung, namun efek yg diakibatkan akan menurunkan kualitas hidup anak.
      Terimakasih,

  14. secara metabolisme tubuh, teknis pemicu mulainya hormon merangsang PP, Bagaimana dok?

    • Hormon merangsang terjadinya PP dikarenakan paparan yang dini terhadap hormon seksual tsb terutama dari luar tubuh, sehingga menimbulkan PP. Terimakasih

  15. salam kenal dok,…
    saya mau tanya dok, putri saya umur 9 tahun, mengeluh di bagian payudaranya sebelah kiri sakit, saya raba, seperti ada gumpalan jelly berbentuk bola kecil, tetapi di bagian sebelah kanannya tidak ada dan tdk sakit. apakah itu pertumbuhan alami payudara, atau bukan dok?

    • Salam kenal juga Ivon,

      Pertumbuhan/pembesaran payudara merupakan salah satu gambaran khas pubertas pada anak perempuan.
      Tahapan terjadi umumnya mengawali terjadinya menarche (menstruasi pertama) pada anak perempuan tsb yg terjadi biasanya setelah berumur 9 tahun akibat peningkatan hormon estradiol.
      Dalam perkembangannya pun akan dominan simetris pada kedua sisi yang ditandai pembesaran ukuran payudara dengan bertambahnya massa dibawah nipple/puting susu.
      Utk kasus diatas saya belum mendapatkan gambaran yang jelas berkaitan dgn gambaran keluhan.
      Oleh karena itu saya sarankan utk ke dokter terdekat guna memeriksakan hal tsb.

      Semoga bermanfaat dan terimakasih,

  16. Salam kenal,

    Begini Dokter, putri saya baru menginjak usia 5 tahun namun sudah menunjukkan tanda-tanda pubertas dini seperti terjadinya pembesaran pada payudara sebelah kanan. adanya semacam gumpalan sebesar jempol tepat dibawah calon puting susu. tetapi payudara sebelah kiri tidak menunjukkan gejala-gejala seperti itu. ketika ditekan terasa sedikit sakit (jika tidak ditekan tidak berasa sakit/normal). Aktivitas putri saya normal saja dan tidak mengalami obesitas. Apakah benar itu merupakan pubertas dini atau malah sesuatu yang lain, karena menurut informasi yang saya gali pubertas pada anak perempuan dimulai pada usia 8-13 tahun. Mohon pencerahannya Dok, Terima kasih.

    • Selamat Pagi Bapak Ery, Salam Kenal
      Maaf atas keterlambatan dlm membalas konsultasi krn keterbatasan akses internet.

      Pada umumnya dari literatur yang miliki, bahwa pubertas pada anak perempuan normalnya berlangsung pada kisaran usia 9-14 tahun. Jikalau muncul lebih dini dari batasan usia tsb, maka dapat kita curigai seseorang anak [erempuan mengalami pubertas dini.

      Utk keluhan yang dialami oleh anak Bapak, sepertinya butuh pemeriksaan Dokter lebih lanjut guna menentukan gangguan/diagnosis yang terjadi dari keluhan pembesaran pada payudara kanan anak Bapak. Dikarenakan Saya kurang mendapat gambaran yang jelas tentang kondisi tsb, seperti apa bentuk benjolan tsb? ukurannya (cm)? apakah dapat digerakkan/tidak? konsistensi (lunak/keras)? apakah ada luka, nanah, rasa nyeri saat ditekan & kelainan tambahan?

      Terimakasih, Saya tunggu jawabannya

  17. selamat siang,dok,salam kenal
    begini dok, anak saya perempuan berusia 7 tahun 5 bulan,saya khawatir dia mengalami gejala pubertas dini karena adanya pembesaran payudara….sy baru mengetahui tentang pubertas dini ini setelah kemarin membaca majalah nirmala tentang hal tersebut, awalnya sy mengira karena gizinya baik sehingga pertumbuhannya cepat, tetapi anak saya tidak mengalami obesitas dok,berat badannya normal, memang sampai sekarang dia masih suka minum susu pake dot…kemana saya harus memeriksakannya dok, ke dokter umum ataukah dr SPA, mengingat kami tinggal di kota kecil, sy khawatir tdk ada laboratorium yang lengkap, mohon sarannya dok,terimakasih

    • Selamat Siang Ibu Darnila,
      Mohon maaf, Saya belum mendapat informasi yang jelas terkait keluhan lain yang dialami anak Ibu selain payudara yang membesar.
      Saya sarankan Ibu untuk berobat terutama menuju Dokter spesialis anak dikarenakan kasus ini sudah selayaknya mendapatkan penanganan konsultan dibidang pediatri. Namun jikalau tidak terdapat layanan tersebut, cukup memeriksakan diri ke dokter umum setempat untuk konsultasi dan terapi awal.
      Trimakasi,

      • selamat siang dok,
        kemarin sore sy sdh konsultasikan keadaan anak saya ke dr SPA…menurut dr, pertumbuhan payudara anak sy bukan gejala pubertas prekoks, ktny mungkin ini disebabkan sisa wkt bayi…setelah diperiksa,anak sy juga tidak mengeluh sakit pada payudaranya, dan dr meminta datang lagi 3 bln mendatang utk melihat kondisi selanjutnya….menurut dokter, apakah sy harus menunggu 3 bln lagi atau kah sy hrs memeriksakan ke dr lain untk mencari second opinion? terus terang sy lega dg penjelasan dr yg sy datangi kemarin,berarti kecurigaan sy tdk terbukti…yg ingin sy tanyakan apakah penanganan pubertas prekoks hrs menunggu gejala lain muncul seperti menstruasi br akan ditangani kah? atau bgmn?

      • Selamat Pagi Ibu Darnila,

        Proses pubertas merupakan suatu rangkaian perkembangan fisik maupun psikis dari seseorang anak baik laki-laki maupun perempuan. Rangkaian proses tersebut diawali oleh perkembangan payudara (Telarche), dilanjutkan oleh perkembangan rambut-rambut pubis/kelamin (Pubarche) dan diakhiri adanya menstruasi pertamakalinya (Menarche). Jadi secara sederhana kondisi Pubertas Prekoks/Dini juga ditandai waktu ketiga rangkaian proses diatas berlangsung secara dini.
        Untuk penanganan pubertas dini harus memastikan dahulu diagnosis secara tepat. Jadi Saya rasa konsultasi yang dilakukan oleh Ibu sudah tepat, mungkin Kita ikuti terlebih dahulu saran dari SpA untuk mengevaluasi kembali setelah 3bulan. Jika Ibu ragu, Saya sarankan untuk kembali berkonsultasi ke dokter spesialis anak yang konsultan dibidang Endokrinologi Anak. dr.SpA(KE) ini masih terbatas umumnya prakek dikota-kota besar diJawa-Bali-Sumatera.

        Terimakasih dan semoga bermanfaat,

  18. anak saya perempuan usia 7thn..yg saya mau tanyakan ada benjolan dipayudara kanan..apakah ini tanda puberitas dini atau kelebihna hormon…dulu waktu anak masih asi juga mengalami hal yg sama dan hilang setelah diberikan obat salep trombomhop ( klo tdk salah ) kata dokter anak kelbihan hormon.mohon jawabannya wass

    • Selamat siang,

      Maaf sebelumnya saya masih kurang jelas dengan gambaran keluhan yang disampaikan, mungkin bisa lebih dijelaskan seperti apa wujud benjolan tersebut ; bagaimana tekstur kulitnya (halus/kasar), konsistensi (keras/lunak), mobilisasi (statis/dinamis), lokai tepatnya dari payudara, adakah cairan yg keluar dari puting atau adakah luka dll.

      Saya sarankan untuk coba kembali memeriksakan diri anak anda ke dokter umum/spesialis anak yang terdekat (sama/berbeda) untuk mendapatkan diagnosis n konsultasi yang lebih baek.

      Memang benar payudara membesar atau adanya benjolan pada daerah di payudara adalah salah satu tanda kecurigaan adanya pubertas yang dini. namun perlu pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan diagnosis yang baik.

      terimakasih dan semoga bermanfaat

      • Pagi Dok, sebenarnya antara kiri/kanan dilihat kasat mata tidak ada perbedaan, kulit seperti normal, tidak ada cairan yg keluar, lokasi benjolan dibawah puting susu jika diraba yg kanan maka ada benjolan bulat yg terasa jika ditekan sedikit sakit.

        tadi malam berobat ke dokter anak atas saran dokter tidak dilakukan apa2 krn info dokter masih belum jelas itu apa, apakah kelebihan hormon jadi di observasi dulu.

        saat ini anak kesehariannya normal2 seperti biasa saja
        kamipun masih bingung itu apa?
        mohon sarannya dok

        terima kasih wass

      • Selamat pagi,

        “tadi malam berobat ke dokter anak atas saran dokter tidak dilakukan apa2 krn info dokter masih belum jelas itu apa, apakah kelebihan hormon jadi di observasi dulu” maaf bisa dijelaskan kembali kalimat ini pak/ibu!

        Dari gambaran keluhan/tanda yg disampaikan mengenai benjolan di payudara tsb sepertinya memang mungkin proses pertumbuhan payudara. Sy setuju utk mengawasi dahulu pertumbuhan anak bpk/ibu, krn proses pubertas memang diawali telarche (pertumbuhan payudara), kmudian pubarche (pertumbuhan rambut-rambut halus disekitar kelamin) dan diakhiri menarche (mengalami menstruasi pertamakali). Sebari juga mengawasi perkembangan fisik dan gejala-gejala lainnya sesuai dgn artikel yg saya buat ini.

        Diagnosis dan manajemen terapi yg disampaikan dokter spesialis anak mungkin sudah tepat,mohon nanti 3bln lg mengontrolkan kembali.

        Terimakasih,

      • pagi Dok,

        maksud dilakukan observasi…hanya dilakukan pemantauan bbrp bulan kedepan apakah ada gejala lain atau perubahan lain…jadi saat pemeriksaan belum bisa dilakukan apa2..

        makasih dok atas sarannya..nanti kami akan terus pantau dan lakukan pemeriksaan lagi

        salam
        zk

      • Iya bapak maksud saya seperti itu, terimakasih dan semoga lekas sehat

  19. Selamat sore dok, saya bersyukur sekali bisa menemukan informasi mengenai pubertas dini, anak saya perempuan 1 tahun 2 bulan, semenjak 2-3 bulan, payudara sebelah kanan memang agak besar dibanding sebelah kiri, dan dsa saya bilang itu merupakan gejala pubertas dini.Tapi gak berat, karena sampai sekarang (1 tahun 2 bulan) besarnya tidak bertambah (segitu2 aja). saya selalu pantau ke DSA setiap bulannya.
    DSA saya menyarankan kalau mau tau lebih lanjut sebaiknya diperiksakan ke Dr. endokrin, karena meskipun tidak bertambah besar, tapi lebih besar jika dibandingkan anak seumurannya.
    yang saya mau tanyakan adalah :
    1. apakah putri saya terkena pubertas dini?
    2. apakan akibat dari penyakit tersebut bagi kesehatan putri saya?
    3. apakah sebaiknya diterapi hormon (bukannya banyak resikonya?) atau cukup dengan di jaga makanannya agar pertubuhan dininya tidak semakin parah?
    Terimakasih dok, saya sangat berharap jawaban dari anda,

    • Selamat malam Ibu Dini,
      Terimakasih atas pertanyaannya dan saya akan mencoba untuk menjawabnya :

      1. Dari informasi yang telah Ibu sampaikan, Saya belum mendapatkan gambaran kondisi anak Ibu sepenuhnya. Apakah ada keluhan lainnya? dan apakah bisa diperinci kembali dasar diagnosis pubertas dini dari DSA? Karena berdasarkan literatur yang Saya baca, kondisi extreme pubertas yang sangat dini dialami anak Ibu diatas tidak termasuk dalam kondisi pubertas dini. Namun Saya sarankan utk memeriksakan kembali ke dokter terdekat.
      2. Pada prinsipnya sesuatu yang berjalan tidak dalam batas normal dapat menyebabkan hal yang tidak diinginkan. Pubertas dini dapat menimbulkan keluhan-keluhan yang tidak diinginkan sesuai dengan artikel saya diatas dan efek negatif pada perkembangan psikis anak tersebut.
      3. Untuk penanganan tergantung dari jenis pubertas dini yang terjadi, jikalau disebabkan gangguan hormonal atau pubertas dini yang sentral maka diberikan penanganan secara hormonal. Sebaliknya kelainan pubertas dini yang perifer, umumnya dapat dilakukan upaya-upaya medis yang sederhana seperti artikel saya diatas.

      Maaf atas keterlambatan meresponnya dan semoga bermanfaat,

  20. Pagi dok, terimakasih sekali atas penjelasannya.

    sampai saat ini Keluhan lain tidak ada, sakit juga tidak. DSA cuma bilang mamae agak sedikit lebih besar dibanding anak seumurnya, tetapi tidak bertambah besar. waktu bulan awal ada susunya keluar sedikit. sekarang sudah tidak. apakah kemungkinan hanya sisa hormon dari ibu?

    Pubertas yang perifer apa ya?

    Terimakasih dok sebelumnya,

    • Selamat pagi Ibu Dini,

      Mohon maaf Saya boleh tahu latarbelakang Ibu karena sepertinya dari kalangan medis atau cukup memahami dunia kedokteran? Saya merasa dari beberapa kalimat yang cukup ilmiah, jadi nantinya diskusi kita bisa dilakukan terperinci dan lebih jelas.

      Dari literatur yang saya dapatkan, pubertas dini dibagi dalam dua tipe berdasarkan gangguan yang melatarbelakangi, yakni sentral (pusat) dan perifer (tepi). Pubertas dini sentral apabila ada kelainan yang umumnya berkaitan dengan hormon, sedangkan perifer jikalau ada kelaian non-hormonal seperti makanan dan lainnya.

      Untuk keluarnya cairan dari payudara anak Ibu haruslah dipastikan memang dari aktifitas dini kelenjar payudara atau lainnya. Kalaupun ada biasanya cairan tersebut tidak berwarna keputihan/bening, tetapi berwarna dan umumnya dicurigai dari aktifitas kelenjar minyak/keringat disekitar puting susu atau sisa meconium/amnion.

      Semoga bermanfaat dan terimakasih,

  21. Siang dok, Latar belakang saya bukan dari medis, cuma cukup memahami saja sedikit. Mengingat banyak browsing dan masukan dari ibu2 berkasus sama.

    Jawaban dokter sangat bermanfaat untuk saya, tapi baiknya apakah saya tetap periksakan ke dokter endokrin anak ya?

    • Selamat malam,
      Saya sarankan ibu tetap memeriksakan anak Ibu ke dokter spesialis anak konsultan endokrin/hormon utk penanganan lebih lanjut.
      Klo boleh saya tau Ibu berdomisili dimana? Karena beberapa kota di Indonesia sudah terdapat praktek dr.SpA-KE tsb.
      Matur suksema

  22. Malam juga dok,
    iyah rencananya sabtu ini saya mau ke RS. Hermina,
    kebetulan ada teman dengan kasus sejenis, ternyata cuma premature thelarce dan tidak perlu penanganan khusus seperti injeksi homon dsb, mengingat bahwa tidak ada pubic bulu yang tumbuh, jerawat, atau tinggi dan berat badan berlebih yang merupakan ciri2 pubertas precoc lain. Tapi meskipun kasusnya sama persis sebagai ibu saya sangat khawatir dengan keadaaan putri saya dok. Jadi sepertinya tetap akan saya periksakan.

    Nanti akan saya kabari kelanjutannya dok, TERIMAKASIH blog anda sangat bermanfaat buat saya.

    • Selamat Pagi,
      Okey Ibu, Saya sudah tepat membawa anak Ibu ke RSIA Hermina yg terdekat, karena saya lihat dari websitenya berisi layanan dokter spesialis anak konsultan endokrin. Sehingga Ibu akan mendapat layanan yang lebih lanjut terkait kasus yang kemungkinan dialami anak Ibu.
      Prinsip perkembangan pubertas pada anak perempuan secara berurutan diawali dari perkembangan Telarche (payudara), Pubarche (rambut pubis) dan diakhiri Menarche (menstruasi).
      Terimakasi atas kunjungannya

  23. Oh ya domisili saya bekasi :)

  24. sore Dok,
    anak saya laki-laki, 14 tahun, tinggi 160, bb 70 (gemuk nih dok), sampai sekarang belum mengalami tanda2 kelamin sekunder. Di kota saya (Purwokerto, Jateng) belum ada klinik endokrinologi atau semacamnya (pernah saya tanyakan ke rumah sakit). Mohon petunjuk dan keterangan untuk masalah saya ini, Dok.
    Maturnuwun

    • Selamat malam mas sugeng,
      Mungkin yang bisa sarankan adalah untuk segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan / dokter yang terdekat baik praktek umum maupun praktek spesialis.
      Namun jangan khawatir yg berlebihan,pubertas pada laki-laki berlangsung dalam rentang umur 10/11 – 17/18 tahun.
      Semoga bermanfaat

  25. selamat pagi dokter,
    Saya punya anak perempuan skrng usianya 9 th 10 bln dgn BB 50,2kg dan TB 139 cm .Pd usia 9 th 4 bln dia mengalami menstruasi yg pertama kalinya dan msh berlangsung sampai skrng.Sy sdh membawanya ke dokter endokrin anak di Hermina,hasil pemeriksaan usia tulangnya berusia 10 th kemudian oleh dokter disuruh terapi hormon (suntik 1 bln sekali).Yg sy tanyakan adalah:
    1.Masih efektifkah suntikan itu apabila diberikan?
    2.Apa efek dari suntikan tsb?
    3.Sy tinggal di kota kecil dan memerlukan waktu 4 jam perjalanan ke kota yg ada dokter endokrinnya.Apakah suntikan itu bs sy beli secara bebas di apotik tanpa perlu ke dokter lg?
    Terimakasih sebelumnya dok,saya berharap jawaban dari dokter.

    • Selamat pagi,
      Bisa beritaukan informasi ttg suntikan apa yg diberikan kepada anak ibu? Kemudian dokter endoktin tsb mendiagnosis anak ibu dgn apa,jrnis pubettas dininya?
      Terimakasih

      • maaf dok…baru sempat dibuka balasannya.Dokter endokrin anak tsb tidak menyebutkan jenis suntikannya,beliau hanya menyebutkan harganya 1,6 jt sekali suntik yg bertujuan untuk menghambat hormon penyebab pubertas dini.Dan tidak juga menyebutkan jenis pubertas dininya.Waktu itu hanya dilakukan pemeriksaan bone age saja,tetapi saya membawa hasil USG Lower Abdomen dgn keterangan sbb:

        Kedua ren tak membesar, Batas kortex medulla tegas, Tak nampak massa/batu/pelebaran SPC, Dinding VU licin regular, Tak tampak massa/batu/indentasi, Uterus tak membesar, Parenkim homogen, Tak tampak kalsifikasi dan tak tampak ascites.

        Demikian informasi yg dapat saya berikan dokter. Oh iya pemeriksaan dilakukan awal Januari ini dan sampai saat ini terapi belum dilaksanakan.Dengan hasil pemeriksaan di atas berbahayakah seandainya terapi suntikan itu terlambat diberikan atau malah tidak diberikan sama sekali.

        Terimakasih sebelumnya dok….

      • Selamat siang ibu,
        Terimakasih atas informasi tambahan berkaitan dgn komentar ibu. Saya akan berusaha menjawab sesuai urutan pertanyaan sebelumnya :
        1. Kemungkinan suntikan yg diberikan drSpA adalah sejenis hormon GnRHA yg berfungsi sebagai analog n memiliki kerja menghambat rangsangan berlebihan dr growth hormone dlm tubuh anak ibu. Secara tdk langsung, kemungkinan diagnosisnya pubertas dini yg dialami anak ibu adalah bertipe sentral. Penanganan dgn suntikan tsb sudahlah pilihan terbaik utk mengobati kondisi yg ada n diusahakan sedini mungkin utk mendapatkan umur pubertas yg sesuai. Utk hasil USG lower abdomen bermaksud utk mencaritahu kondisi ginjal anak ibu n saat ini dalam kondisi yg baik.
        2. Efek samping yg pernah dilaporkan hanya sedikit sekali dikabarkan. Seperti reaksi alergi akut dan lainnya.
        3. Obat/suntikan tsb bisa diperoleh hanya dgn pengantar resep dr dokter. Saran saya ketika berobat bisa diminta melebihkan stok suntikan tsb n disertai pengantar ttg manajamen penyuntikan. Nantinya agar bisa dilakukan tenaga medis lainnya didaerah ibu tinggal n waktu kontrol ke drSpA bisa lebih lama (setiap 3 bulan).
        Semoga bermanfaat dan semoga lekas sehat,

  26. selamat malam dok,,..
    Terimakasih banyak untuk penjelasan dan informasi serta saran yg sudah dokter berikan.Saya akan secepatnya membawa anak sy ke
    dokter endokrin untuk mendapatkan terapi tsb.
    Salam hormat…

  27. Selamat malam, dokter……
    Kemarin sore, anak saya, perempuan usia 6 tahun 4 bulan mengeluarkan darah yang cukup banyak dari kemaluannya. Saat ditanya tidak ada rasa sakit baik di bagian perut maupun di bagian kemaluannya. Saat hari ini saya periksakan ke dokter SpA, anak saya didiagnosis menderita PP, dan darah yang keluar merupakan darah menstruasi.
    Sebenarnya tidak ada tanda2 pembesaran payudara, pertumbuhan pubic hair, perubahan bau badan maupun tumbuhnya jerawat.
    Apakah ada kemungkinan, anak saya tidak melalui tahap perkembangan telarche dan pubarche terlebih dahulu, sebelum mencapai tahap menarche?
    Terima kasih sebelumnya dokter…….

    • Selamat malam,
      Terimakasih atas konsultasinya,
      Menurut saya hendaknya diagnosis kondisi yg dialami anak ibu ditegakkan melalui tambahan pemeriksaan lainnya seperti pemeriksaan umur tulang, sebelum kita memastikan pubertas dini dari sekedar darah menstruasi yg keluar.
      Apakah dokter spesialis anak sudah memeriksa dgn detail keluhan yg ada dan adakah gambaran kondisi lainnya yg ibu lihat pada anak ibu yg menyokong diagnosis pubertas dini?
      Sebelumnya maaf,apakah ibu ada dasar keilmuan medis? Hal ini agar diskusi dapat berjalan dgn baik, dimana saya memperhatikan ibu cukup fasih dgn istilah medis.
      Dan terakhir apa manajemen pengobatan yg diberikan dokter spesialis anak tsb?

  28. selamat malam dok,
    saya Wiewie Yusuf yg pernah berkonsultasi beberapa bln yg lalu mengenai anak sy yg didiagnosa PP. Pada tgl 9 Maret 2012 yg lalu anak sy sudah melakukan terapi hormon untuk yg pertama kali dok,.disuntik Tapros 1,88 mg.Tetapi pd tgl 29 Maret 2012 anak sy kembali mendapat menstruasi s.d hari ini, sy sudah berkonsultasi by phone dgn dokter yg menanganinya dan menurut beliau berarti dosis Tapros yg sdh diberikan tdk mempan atau kurang sehingga hrs ditambah menjadi Tapros 3,7 mg.Sesuai saran dokter beberapa waktu yg lalu krn sy tinggal di kota kecil sehingga membeli Tapros untuk 3 bln ke depan.Yang ingin sy tanyakan:

    1.Apakah Tapros yg sdh sy beli bisa ditukar dgn Tapros yg lbh tinggi dosisnya tanpa resep dokter.

    2.Betulkah kejadian yg dialami anak sy memang krn dosis yg tidak cocok/kurang? atau bisa ada indikasi yg lain?

    3.Apakah hal tsb tdk berbahaya untuk anak sy krn dosis yg diberikan itu untuk orang dewasa dan biasanya untuk penderita kanker prostat (hasil browshing internet).

    4.Menurut dokter apa yg sebaiknya sy lakukan,terus terang sy jd bingung dok ,krn jarak yg jauh jd sy hanya bs konsultasi by phone dgn dokter yg menanganinya sehingga krng leluasa.

    Demikian beberapa hal yg sy tanyakan,semoga dokter berkenan menjawabnya.Terima kasih sebelumnya….

    • Selamat siang ibu,
      Saya akan mencoba menjawab,
      1. Utk tapros yg sudah dibeli umumnya tdk bisa ditukarkan di apotek dgn dosis yg berbeda. Tp mungkin solusinya bisa membeli dgn dosis yg sama,kemudian disuntikan hingga mencapai dosis yg diinginkan.
      2. Hal yg menyebakan kenapa suntikan tsb tdk berfungsi dgn baik kemungkinan adalah dosis yg belum tercapai, selaen ada pengaruh dr luar lainnya.
      3. Asalkan atas sepengetahuan n dibawah pengawasan dokter ybs, saya rasa aman.
      4. Saran sy, ibu tetap berkontak dgn dokter spesialis anak setempat baik melalui telepon atau media lainnya termasuk datang langsung mengkontrolkan diri secara rutin (@3bulan). Selain itu, tetap memperhatikan kondisi anak ibu dan ingat berdoa selalu.
      Semoga bermanfaat,

  29. Terima kasih dokter atas informasi dan sarannya.

    Salam hormat,…

  30. Terimakasih banyak untuk informasi dan sarannya dok…

    Salam hormat,

  31. Selamat siang Dok,
    Anak saya berumur 8 tahun 9 bulan, oleh dokter spa endokrin menyarankan untuk suntuikan terapi hormon GnRH setelah melihat ciri2 payudara membesar . Saya mau tanya :
    1. Apakah efeknya atau akibatnya jika tidak dilakukan terapi hormon mengingat usianya sudah mendekati umur 9 tahun.
    2. Pada PP yang sudah mengalami menstruasi apakah masih bisa berkembang dan tumbuh tinggi?
    Terima kasih sebelumnya Dok, dan saya mengharapkan jawaban dari dokter

    • Selamat siang Ibu Agnes,

      1). Kondisi Pubertas Prekoks (PP) bukan merupakan suatu kondisi yang emergency (kegawatdaruratan) dari segi medis. Namun apapun itu yang lebih/kurang, cepat/lambat ataupun yang diluar batas normal seringkali menimbulkan efek yang tidak diinginkan (komplikasi, side effect dll). Oleh karena itu seperti yang Saya jelaskan diatas, maka jika penanganan PP dilakukan secara terlambat bisa menimbulkan gejala-gejala yang tidak diinginkan, terutama terkait gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak, serta kemungkinan menimbulkan tumor.

      2). Masih bisa berkembang dan tumbuh tinggi jikalau sudah menjalani terapi PP dan menghasilkan kondisi yang baik. Apabila kondisi tersebut dibiarkan, maka PP akan menstimulasi percepatan menutupnya area pertumbuhan dan perkembangan anak pada tulang.

      Semoga bermanfaat dan terimakasi

  32. aslkm dok…
    Saya mw bertnya…apa sihh dampak’a darii pubertas dini ini, khusus’a bgi prempuan…
    Yg sayabaca dr penelitian” ternyata rangsangan psikis sperti keterpaparan media massa, itu dpt jg mmpengaruhi pubertas…ad tidak penangan pubertas dini,selain mggunakan terapii hormon???
    Trimakasihhh dok….

    • Selamat pagi,
      Akibat pubertas dini bisa dilihat dr artikel saya diatas, yg pada intinya akan banyak mempengaruhi kondisi fisik n psikis anak.
      Pengaruh paparan media massa jg memungkinkan,tetapi yg dominan adalah akibat paparan hormonal dr makanan.
      Terimakasi

  33. salam kenal dokter pram,
    Saya ingin berkonsultasi masalah pp yang terjadi pada putri saya, usia 7.5 tahun. Apakah dokter masih bisa membantu mengingat surat terakhir sdh 1 thn yang lalu
    terima kasih,
    yanto denpasar

  34. Dear Dokter Pram
    Putra saya umur 7,5 tahun, baru-baru ini mengikuti terapi suntikan hcg untuk menurunkan testisnya yg sebelah tidak turun. terapi diberikan sebanyak 10 kali. setelah selesai suntikan terakhir, anak saya mulai menunjukkan tanda-tanda puber awal seperti bulu halus di kemaluan dan di mulut serta menunjukkan ketertarikan pada lawan jenis.
    Apakah gejala ini normal? apakah efek ini bisa reversible? apakah yg harus dilakukan, apakah perlu pengobatan untuk menghambat pubernya?
    terima kasih dokter.

    • Terimakasih atas pertanyaannya pak,
      Kalau dilihat dr gambaran keluhan, kondisi yang dialami anak bapak adalah efek samping pengobatan testis yg tidak turun.
      Saran saya utk kembali mengkonsultasikan efek tsb pd dokter yg menangani,
      Efek tsb bisa dicegah dgn melakukan pengobatan pubertas prekoks atau menghentikan sementara pemberian pengobatan hcg karena sudah mencukupi,
      Semoga bermanfaat

      • terima kasih atas jawabannya yg cepat pak. Pengobatan hcg nya sendiri sudah selesai sebulan yang lalu. apakah efek samping ini permanen atau bisa kembali normal?

      • Sejauh ini pengobatan hormonal memang cenderung memberi efek samping yg bersifat sistemik,
        Mungkin coba dievaluasi kembali tanda2 pubertas dini dan perkembangan lain selanjutnya bapak utk 3bulan pasca pemberian terapi hcg terakhir,
        Saran saya utk mengkonsultasikan kembali ke dokter yang memberikan terapi untuk penanganan yg lebih tepat dan bapak mengetahui manajemen pengobatan undensesus testis sebelumnya

  35. siang pak dokter, anak saya 20 bulan payudara sebelah kanan sudah besar. smlm dari DSA dibilang kelenjar susu disuruh bone age n USG. kiri2 itu sudah termasuk tanda – tanda Pubertas Prekoks? tlng penjelasany pak dokte

    • Jika dilihat dr umur dan gejala, saya belum menunjukkan adanya gangguan pubertas dini.
      Saran saya utk tetap mengikuti anjuran dokter spesialis anak tsb sambil terus mengevaluasi putri bapak.
      Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,554 other followers

%d bloggers like this: