Rayakan Hari AIDS Sedunia 2009 Dengan Menciptakan Akses Untuk Semua

Tidak terasa hari ini tepat kalender menunjukkan 1 Desember 2009, Kita diingatkan untuk menjalani seremonial tahunan dari Hari AIDS Sedunia (World AIDS Day). Disaat sedang giat-giatnya mempersiapkan kegiatan sederhana guna menyukseskan momen tersebut, Saya kembali mendapatkan seseorang rekan yang mempertanyakan seberapa efektifkah perayaan hari AIDS sedunia itu dan apakah masih perlu seremonial itu-itu diulang-ulang terus setiap tahunnya?



Termenung sejenak, Saya berpikir memang tepat pertanyaan diatas disampaikan karena sangatlah mendasar, merupakan himbauan dan diibaratkan kritik yang positif terutama bagi para stakeholder yang terkait agar lebih kreatif lagi beraksi dan tidak semata-mata bertujuan untuk perihal yang hanya mengingatkan saja. Sanggahan singkat diatas, juga dapat dijadikan bahan evaluasi yang mumpuni, didasari masih banyaknya fakta negatif dilapangan dimana semakin sering ditemukannya (belum pudarnya) sikap stigma di masyarakat, tingginya kasus ibu dan anak yang mengidap HIV/AIDS dan tidak kunjung ada perbaikan yang signifikan dalam hal pelayanan terhadap seseorang dengan HIV/AIDS (akses yang terbatas).

Yah….apapun itu yang menjadi bahan perdebatan, Saya sebagai seorang manusia biasa hanya bisa mempersembahkan sebuah aksi sosial guna membantu mewarnai lebih Hari AIDS sedunia tahun 2009. Bersama-sama rekan-rekan relawan KISARA dan staf Klinik Remaja beserta dukungan dari anggota Tim Bantuan Medis Janar Duta Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Kami pun berencana melaksanakan sebuah aksi sosial. Walau mungkin momennya tidak mampu Kami lakukan tepat dihari ini karena kesibukan personel masing-masing.

Akhirnya tepat pada tanggal 6 Desember 2009 nanti diputuskan akan diadakan kegiatan “Outreach”, sebuah even penjangkauan aktif layanan kesehatan yang tentu saja Gratis. Di pojok barat daya dari lapangan puputan margarana di Renon Denpasar itu, dari Pkl.15.30 hingga Pkl.17.30 wita akan dibuka stan pemeriksaan dan pengobatan gratis, diiringi kampanye pembagian stiker “Realita, Cegah & Respek” dan penyematan pita merah tanda kepedulian terhadap kasus HIV/AIDS, serta tentu saja tidak lupa penyediaan akses kondom yang juga gratis.

Semua ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan tema Hari AIDS sedunia, yaitu penyediaan “Akses untuk Semua” (Akses Universal) terutama dalam bidang kesehatan dan membangkitkan rasa hormat terhadap “Hak Asasi Manusia” pada seorang dengan HIV/AIDS. Memang benar even in adalah sumbangan kegiatan yang relatif kecil, namun besar harapan Kami dapat bersumbangsih dalam aspek penanggulangan dan meningkatkan sikap empati terhadap sesama. Semoga Kebaikan Datang Dari Segala Penjuru dan Selamat Menunjukkan Kepedulian Dalam Balutan Hari AIDS sedunia tahun 2009 ini.

~Om Canthi Canthi Canthi Om~

One Response

  1. memperingati hari AIDS sedunia.
    dengan begitu mudahnya penyebaran virus ini meluas.

    berbagai penyuluhan tentang bahayanya virus HIV ini.
    tetapi tetap saja penderita HIV AIDS dinegara kita ini meningkat.
    ini dikarenakan kurangnya kepedulian kita terhadap pencegahan virus ini.

    jauhi virusnya, tetapi jangan jauhi penderitanya.

    dengan menjauhi virusnya bukan berarti kita menjauhi penderitanya atau ODA.

    Stay Away From Drug’s….
    Stop Free Sex…
    make your life more useful and beneficial to the neighborhood.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: