Lembutnya Mie Ayam Cak Trisno II

Halo Kawan, Para Blogger WordPress n Surfer Internet….

Sudah lama tidak meng-update Blog ini, banyak penyebabnya sih. Yah salah satunya karena keasikan dengan social site dan seabrek beban tugas-tugas kuliah. Makanya hari ini relaksasi sejenak dan wajib hukumnya melunasi janji untuk selalu update with minimal tiga posting each month. Astungkara….

Memulai kembali dengan postingan yang ringan-ringan, membuat kategori baru tentang Kuliner Senggolan. Sesuatu yang akhir-akhir ini sering dilakukan (*sebari menemani sang masa depan) berhubung setelah menjadi abdi kesehatan masyarakat malah jarang sekali sempat makan dirumah sendiri….How I Miss My Mom’s Foods.

Untuk sesi pertama kali, mari perkenalkan dengan “Mie Ayam Cak Trisno II” yang terletak di Pasar Ketapian Denpasar. Kebetulan dagangan kuliner sederhana ini dekat banget dengan rumah ‘seseorang’ ho4. Tapi terus-terang, disamber geledek klo boong, diakui cita rasanya enak banget, kelembutan dari olahan mienya yang mantabs four thumbs (*inilah kelebihan yang membuat saya jadi menyukai menu mie ayam, walau awalnya swear tidak menyenangi), dan so pasti harganya pas banget untuk kantong seorang mahasiswa atau pns.

Bila ngiler, teman-teman bisa mampir ke Jalan Pucuk dekat Jalan Katrangan, posisinya di bagian selatan jalan dan warung kaki lima ini buka sekitar jam 18.00-22.00 wita. Cukup siapin aja dana 5000 rupiah per porsi yang dah lengkap isi pangsit kering ataupun telur rebusnya (*klo masih ada, pengalaman sering kehabizan….fiuh), plus air mineral 500 rupiah doank. Buruan makanya dicicipi ya, jangan sampai kemalaman kesana, sebab keseringan stoknya cepat habis, dan pembeli lokalnya rame banget.

Racikan Ala Chef Areola

 

Sudah pasti pada lapar khan kwokwokwokwok.oke semoga postingan ini bermanfaat menambah khasanah kuliner kita yow. Tidak lupa karena bertepatan waktunya, Saya panjatkan doa-doa agar semoga hari ini GARUDA Kita mampu terbang tinggi, berhasil memberikan kebanggaan, dan absolutely mengalahkan si-harimau (*nyeleneh dikit, ayo kita jadikan mereka mie pangsit, kayaknya enak dech).

~Hidup Kuliner Nusantara~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: