Skrip Siaran Radio “Remaja dan HIV-AIDS”

KPA Badung – Klinik KISARA PKBI Daerah Bali 

Stasiun    : Kutaradio 106FM

Tanggal    : Selasa, 06 Maret 2012

Waktu      : Pkl.09.30-10.30 wita

Topik        : Remaja dan HIV-AIDS

  • Siaran dimulai dengan pemaparan latar belakang mengangkat tematis tersebut. Hal ini dikarenakan angka remaja (10-24 tahun) dengan yang meningkat dan merupakan bagian dari  kelompok umur (20-29 tahun) yang notabene paling banyak terinfeksi HIV/AIDS. Diperkirakan hampir 46% dari total kasus HIV/AIDS secara global maupun nasional terjadi pada kelompok umur remaja.
  • Dipaparkan pula beberapa permasalahan atau problematika remaja secara umum  termasuk di Bali yang berujung dengan kemungkinan berisiko tertular HIV/AIDS, seperti penyalahgunaan napza, hubungan seksual yang bebas dan tidak bertanggung-jawab (ini merupakan penyebab terbesar penularan HIV/AIDS saat ini), konsumsi alkohol dan merokok, perkelahian dan kenakalan remaja lainnya.
  • Untuk persebaran kasus masih di dominasi para remaja yang tinggal di kota denpasar/kabupaten sekitarnya seperti badung, gianyar dan tabanan. Namun tidak dipungkiri persebarann kasus HIV/AIDS sudah hampir merata di seluruh provinsi Bali, apalagi melihat trend gaya hidup yang masih berisiko dan merebaknya berdiri “kafe-kafe” hingga keseluruh pelosok desa.
  • Kondisi remaja yang tertular HIV/AIDS dimungkinkan karena perubahan yang terjadi sepanjang perkembangan dan pertumbuhan seorang remaja yang tidak mampu disikapi dengan baik. Hal ini terutama akibat masa pubertas yang menimbulkan ketidakstabilan emosi/psikis sehingga seorang remaja rentan terpapar perilaku yang berisiko.
  • Sehingga perlu digalakkan program edukasi/promkes untuk memberikan informasi terkait seluk-beluk HIV/AIDS dan kesehatan remaja termasuk perihal reproduksi dan seksualitas. Selain juga dibalut dengan entertainment agar mampu lebih menarik minat para remaja untuk hadir dan menyerap segala informasi yang ingin disampaikan.
  • Di samping memberikan tips ABCDE ala Kisara, yakni A (Abstinentia) guna menghindari aktifitas/hubungan seksual secara dini, B (Be faithfull) untuk selalu setia terhadap pasangan, C (Condom) digunakan saat berhubungan seksual untuk mencegah kehamilan dan terinfeksi IMS maupun HIV/AIDS, D (Drugs) menghindari penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, dan E (Edukasi) yang mengharapkan para remaja mencari sumber informasi yang benar terkait kesehatan dan permasalahan kehidupan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: