Yankestis Br.Kasianan, Pangsan, Petang, Badung, Bali

BAKTI SOSIAL SEHARI – PELAYANAN KESEHATAN UMUM GRATIS

DESA PANGSAN KECAMATAN PETANG, KABUPATEN BADUNG PROVINSI BALI

Dinaungi cuaca pagi hari nan sejuk yang menyelimuti kota Denpasar dan sekitarnya, mobil rombongan KYC pun bergerak perlahan dari Gedung PKBI Daerah Bali di jalan Gatot Subroto IV No.6 Denpasar menuju bagian utara dari “keris” kabupaten Badung, tepatnya Kycers menuju ke balai banjar adat Kasianan di desa Pangsan, kecamatan Petang, kabupaten Badung.

LATAR BELAKANG PROGRAM

Kesehatan merupakan salah satu aspek yang vital dalam kehidupan seluruh manusia, selain konsep tiga kebutuhan pokok yang seringkali didengungkan bersama, yaitu kebutuhan pangan (makan dan minum), sandang (pakaian), dan papan (rumah tempat tinggal). Tidak dipungkiri, jika tanpa memiliki status kesehatan yang baik, maka ketiga kebutuhan primer diatas tidak akan dapat dinikmati dan berguna dalam kehidupan ini.

Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang notabene terkenal sebagai daerah yang cukup sejahtera akibat kemajuan dunia pariwisata tidak luput dari berbagai problem kesehatan. Beberapa waktu yang lalu, dilaporkan  banyak kasus kesehatan yang terjadi di Bali, misalnya flu burung (avian influenza / H5N1) ataupun flu babi (H1N1), infeksi menular seksual (IMS) termasuk epidemi HIV-AIDS (Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immunodeficiency Syndrome). Walaupun demikian, tidak dipungkiri ada pula permasalahan kesehatan lainnya diluar dunia pariwisata, seperti keberadaan demam berdarah dengue (DBD), tuberkulosis paru (TBC), balita kurang gizi, kusta, diare, dan lainnya yang terkesan diremehkan, tetapi hingga kini masih menjadi momok bagi masyarakat Bali.

Desa Pangsan yang terletak di kecamatan Petang, kabupaten Badung, provinsi Bali adalah salah satu desa adat yang terletak jauh di ujung utara kota Denpasar (sekitar 40  kilometer), sosial ekonomi masyarakat masih kurang, serta minim akan akses layanan kesehatan umum. Secara administrasi desa Pangsan terbagi dalam empat banjar adat, yaitu Sekarmukti, Pundung, Pangsan, dan Kasianan. Sebelah utara desa Pangsan berbatasan dengan desa Petang sekaligus kota dari kecamatan Petang, sebelah selatan dengan desa Gerana, sisi timur dengan kabupaten Gianyar yang dibatasi aliran sungai Ayung, dan sisi barat berbatasan langsung dengan kabupaten Tabanan.

Berlokasi di balai banjar adat Kasianan, nantinya akan difokuskan sebagai tempat mengadakan pelayanan kesehatan sehari. Berhubung letak balai banjar Kasianan yang cukup strategis, tepat di tengah desa Pangsan, dan mayoritas penduduknya yang dirasakan paling membutuhkan bantuan layanan kesehatan. Banjar Kasianan sendiri adalah banjar termuda di Desa Pangsan yang didomisili sekitar 199 KK atau 786 jiwa (Sudha, 2010). Data demografi sederhana menunjukkan sebagian besar penduduk berusia lanjut, berprofesi petani, dan kasus kesehatan masih didominasi seputar masalah Geriatri, seperti rheumatik, hipertensi (tekanan darah tinggi), infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), dan gangguan pada kulit (Puskesmas Petang-I, 2008).

REPORTASE PELAKSANAAN PROGRAM

Pada hari sabtu tanggal 14 Juli 2012 tersebut, KISARA Youth Clinic (KYC) ikut serta dalam sebuah kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Bagian Andrologi Dan Seksologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK UNUD) berupa bakti sosial sehari pelayanan kesehatan umum gratis (Yankestis). Kerjasama ini berlangsung karena kebetulan beberapa personel dokter KYC merangkap pula sebagai staf dosen di FK UNUD.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 45 menit dengan jarak 32 kilometer dan melewati hutan alam Sangeh yang terkenal sebagai salah satu obyek wisata di Bali. Akhirnya rombongan KYC sampai di “tekape” kegiatan pelayanan itu berlangsung dan sudah terdapat beberapa penduduk setempat yang menunggu untuk memeriksakan dirinya. Usai istirahat guna merenggangkan otot-otot sejenak, para personel KYC segera mempersiapkan meja-meja periksa, alat-alat, obat-obatan, dan lainnya.

Acara pun di buka dengan sambutan singkat dari Bapak Kepala Dusun Kasianan oleh Bapak Arsana yang sekaligus mewakili Bapak Kepala Desa dan Bapak Kepala Klian Adat, dipandu oleh dr. Pramesemara selaku koordinator panitia pelaksana. Dalam sambutan disampaikan ucapan terimakasih dari segenap aparatur desa, banjar, puskesmas, dan masyarakat atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap dapat berjalan dengan lancar.

Tak lupa, diharapkan event sejenis dapat difasilitasi kembali oleh P2M UNUD dan KYC untuk mewujudkannya secara rutin nantinya di daerah Petang khususnya. Hal ini didasari fakta bahwa Kecamatan Petang yang terletak di ujung utara “keris Badung” tersebut terletak cukup jauh dari kota pusat kabupaten, jumlah pendudukan yang cukup banyak yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani (status ekonomi masih kurang), serta minim akan sarana atau fasilitas kesehatan, hanya memiliki 2 buah Puskesmas untuk sebuah kecamatan.

Kegiatan Pelayanan kesehatan umum ini pun berjalan selama sekitar 4 jam dari Pkl. 09.00-13.00 Wita. Personel KYC yang ikut serta dalam pelayanan kali ini adalah dr. Putri Mayuni, dr. Ayu Utami, Ns. Pramitaresthi, Wini Krisnayanthi, Amd.Keb, dan Meygasari, Amd.Keb, serta dibantu sejumlah relawan dari masyarakat setempat, paramedis, dan kader-kader Posyandu dari Puskesmas Petang-I.

Bentuk pelayanan kesehatan yang dilaksanakan sendiri berupa pemeriksaan kesehatan umum dan anak, konsultasi, pemberian obat-obatan paten secara gratis, pembagian leaflet-leaflet informasi kesehatan umum, dan layanan laboratorium darah sederhana. Akhirnya kegiatan baksos singkat ini berhasil menjaring total sejumlah 105 orang pasien, 2 orang pasien kunjungan kerumah, dan 6 orang klien melakukan cek laboratorium (gula darah acak, asam urat, dan kolesterol). Sebagian besar pasien tergolong usia lanjut (geriatri) dengan kasus terbanyak adalah hipertensi, rheumatik pada sendi, dan penyakit kulit.

Secara umum, program sederhana ini berjalan dengan sangat lancar, semua berkat dukungan semua staf Bagian Andrologi dan Seksologi, P2M FK UNUD, dan KYC PKBI Daerah Bali, serta masyarakat setempat. Setelah acara pelayanan, maka tentu saja dilanjutkan ramah-tamah dan menikmati makan siang “Ikan Gurami” di pondok milik dr.Pramesemara yang kebetulan selaku tuan rumah, sebari menikmati keindahan hutan alam ala Pangsan yang ditemani gemericik hujan gerimis.

MARI TUNJUKKAN KEPEDULIAN TERHADAP SESAMA….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: