Mencegah Sunburn Kulit Dengan Tabir Surya (Sunblock/Sunscreen)

dr. Yayas Ramaswari, S.Ked

Staf Dokter Klinik Remaja KISARA PKBI Daerah Bali

**************

Dok, diwajah Aku koq muncul flek-flek hitam? Kata Mama mungkin karna terbakar matahari, abis kmaren liburan Aku jalan-jalan kepantai mlulu. Kira-kira gimana caranya Dok biar kulit ni ndak terbakar lagi?

 **************

Memproteksi kulit kita dari bahaya sinar matahari, ternyata tidak hanya baik untuk kecantikan semata, tetapi juga baik dari sisi kesehatan secara umum. Paparan sinar matahari yang terlalu sering dan lama dapat menyebabkan kerusakan kulit, proses penuaan dini bahkan yang paling buruk berupa keganasan berkembangnya kanker. Salah satu cara yang terbukti ampuh untuk mencegah sunburn atau luka terbakar akibat sinar matahari dengan menggunakan tabir surya (sunblock atau sunscreen).

Tabir surya melindungi kulit kita dari bahaya paparan sinar matahari Ultraviolet-A (UVA) dan Ultraviolet-B (UVB). Produk tabir surya yang beredar dipasaran lebih melindungi kulit dari sinar UVB karena jauh lebih berbahaya bagi kesehatan, jika dibandingkan paparan UVA yang cenderung tidak menimbulkan kemerahan atau nyeri pada kulit. Namun saat ini sudah ada produk yang berspektrum luas mampu melindungi sekaligus dari UVA dan UVB.

 

 

Bagi yang sudah biasa memakainya, tentu akan sering melihat label SPF (Sun Protection Factor) yang mengindikasikan kemampuan tabir surya melindungi kulit. Acapkali kita mengalami sunburn hanya dalam waktu 10 menit apabila tanpa proteksi tabir surya, maka dengan memakai tabir surya SPF-15 mampu melindungi kulit dalam 150 menit. Namun tetap perhatikan intensitas paparan sinar matahari yang berubah dari waktu ke waktu, misalnya sinar matahari pagi yang tentu tidak sama dengan sinar matahari di siang hari yang terik.

Beberapa faktor turut mempengaruhi, seperti jenis kulit, jumlah tabir surya yang dipakai, aktifitas yang dilakukan (contohnya renang yang dapat menghilangkan sunblock pada kulit), penggunaan berulang, dan jumlah tabir surya yang diserap oleh tubuh. Tabir surya memiliki  komposisi kimia yang berfungsi menyerap sinar ultraviolet sebelum mempengaruhi kondisi kulit, selain komposisi fisiknya yang bisa memantulkan dan memecah paparan sinar ultraviolet. Kedua komposisi itu dikombinasikan dalam tabir surya sehingga memberikan efek perlindungan kulit dari sinar ultraviolet yang lebih baik.

Pemakaian tabir surya bervariasi tergantung kebutuhan individu masing-masing. Tabir surya memiliki banyak sediaan, mulai dari lotion, gel, semprot (spray), dan krim. Semua jenis tabir surya harus digunakan lokal minimal 15-20 menit sebelum terpapar sinar matahari agar terbentuk lapisan perlindungan pada kulit. Jangan lupa, tabir surya bukan hanya untuk wajah melainkan untuk seluruh area kulit yang terkena sinar matahari. Ingat gunakan secara berulang tabir surya, misalnya setiap 2 jam guna menjaga efektifitasnya.

Seringkali lotion, semprot, dan gel tabir surya kurang berminyak hingga mudah hilang tersapu oleh keringat dibandingkan produk yang lebih berminyak seperti tabir surya berbentuk krim. Kemerahan pada kulit bisa timbul pula akibat reaksi alergi terhadap komponen tabir surya yang dipakai, contoh paling sering yang mengandung PABA (para-aminobenzoic acid). Cobalah sunblock yang mengandung komponen titanium dioxide atau zinc dioxide karena jarang menyebabkan alergi, disamping berdaya proteksi luas untuk UVB dan UVA.

Tabir surya yang tahan air (water resistant) sangat baik bagi individu yang aktif atau sering beraktifitas dalam air. Jika ingin mencoba menggunakan tabir surya, disarankan cobalah dulu menggunakan produk yang berbeda-beda untuk mengetahui tabir surya yang paling sesuai atau untuk lebih pastinya dapat dikonsultasikan ke dokter.

Tak lupa, terdapat beberapa tips sederhana yang mungkin bisa dipraktekkan untuk mencegah efek buruk sinar matahari berupa flek-flek hitam sunburn, seperti mengurangi kontak dengan sinar matahari yang terik terutama di antara jam 10 pagi sampai jam 3 sore. Gunakanlah pakaian yang cukup melindungi kulit dari paparan sinar matahari seperti topi yang lebar, baju lengan panjang, dan celana panjang. Pakailah tabir surya dengan minimal SPF-30, tahan air, dan janganlah terlalu tipis (sedikit) karena efektifitasnya menjadi kurang maksimal.

Untuk rekan-rekan remaja yang memerlukan informasi dan layanan kesehatan khususnya seputaran masalah kesehatan kulit, maka bisa langsung datang ke Klinik Remaja KISARA di Jalan Gatot Subroto IV nomor 6, Gedung PKBI Daerah Bali Lantai-1, buka setiap hari Senin sampai dengan Jumat, pukul 09.00-21.00 WITA. Bisa juga berkonsultasi via telepon atau sms di 0361-9105250, kirim email ke kisarayouthclinic@yahoo.com, baca selalu web kami http://www.kisarayouthclinic.org, dan follow twitter @klinik_kisara.PRAM

**************

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: