PENTINGNYA PREMARITAL CHECK-UP

PENTINGNYA PEMERIKSAAN KESEHATAN PRANIKAH

Devie Rosita dan Pramesemara

(Staf Klinik Remaja KISARA PKBI Daerah Bali)

 

********

+6285792386XXX

“Klinik Kisara, Gek nanya sdikit. Kan bulan depan mo nikah, tapi takut ada apa2 ama calon suami Gek, abiz ngerokok n dulu suka minum2. Bisa bantu utk nge-Cek Kita, Dok?”

******** 

Pemeriksaan Kesehatan Pranikah yang lebih dikenal dengan sebutan Premarital Check-Up merupakan paket layanan kesehatan yang ditawarkan khusus bagi calon pasangan suami-istri sebelum melangsungkan pernikahan. Berupa pemeriksaan kesehatan fisik dan kondisi mental secara umum, namun terkadang bila diperlukan akan disertai dengan berbagai pengecekan laboratorium lanjutan yang lebih mendalam.

Selain esensi dari pernikahan yang didasari oleh alasan cinta, tentu tidak dipungkiri adanya keinginan untuk mendapatkan keturunan yang sehat. Acapkali sangat diperlukan suatu proses konseling dan pemeriksaan kesehatan yang baik bagi kedua belah pihak yang akan menjalani pernikahan. Hal itu penting guna mengetahui kondisi masing-masing serta menjadi proyeksi  masa depan terutama berkaitan dengan kebutuhan reproduksi (kesuburan atau kemandulan), kondisi keturunan, serta kesiapan mental dalam menjalani bahtera rumah-tangga nantinya.

Keuntungan premarital check-up dari sisi nonmedis adalah untuk mengetahui apakah calon pengantin sudah siap untuk menikah atau sebaliknya. Jika ditemukan permasalahan agar bisa dicari pemecahannya secara dini hingga tidak menimbulkan problema dikemudian hari. Konseling (konsultasi) pranikah dilaksanakan sekaligus untuk menyiapkan pasangan akan kehamilan yang benar-benar dikehendaki.

Beberapa manfaat yang diperoleh dari pemeriksaan kesehatan pranikah adalah mampu mendeteksi adanya penyakit lebih dini, misalnya penyakit genetik pada keturunan, seperti thalassemia (kelainan hemoglobin), buta warna maupun hemofilia (gangguan pembekuan darah). Calon pengantin diharapkan akan memiliki pemahaman bahwa bila keluarganya ada yang mengidap penyakit genetik, mungkin anaknya nanti akan  memiliki risiko yang sama. Di samping mampu mendeteksi penyakit lain yang dapat diturunkan, misalnya kecenderungan diabetes militus (kencing manis), hipertensi (tekanan darah tinggi) atauupun kelainan jantung bawaan. Penyakit-penyakit tersebut dapat mengakibatkan gangguan selama kehamilan dan meningkatkan risiko kematian baik bagi janin maupun ibu.

Infeksi-infeksi lain yang mungkin mengganggu fungsi organ-organ reproduksi pun bisa terdeteksi lebih awal, seperti TORCH (Toxoplasma, Others, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes) dan keberadaan Infeksi Menular Seksual (IMS) termasuk Hepatitis-B dan HIV-AIDS (Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immunodeficiency Syndrome). Bagi pasangan yang berisiko tinggi, pemeriksaan kesehatan pranikah merupakan prosedur yang sangat penting. Sehingga jika ditemui adanya infeksi  segera bisa dilakukan pencegahan dan pengobatan terlebih dahulu. Bila memiliki kebiasaan hidup yang tidak baik seperti merokok, alkoholisme ataupun penyalahgunaan narkotika, melalui konseling pranikah yang baik diharapkan kedua calon orang tua nantinya mampu mengubah perilaku karena dapat membahayakan ibu dan janin.

Pemeriksaan kesehatan pranikah umumnya dilakukan sekitar enam bulan sebelum pernikahan. Namun hal ini bersifat fleksibel dan di Indonesia sendiri bukanlah kewajiban untuk dijalani oleh calon pasangan suami-istri. Artinya premarital check-up bisa dilakukan kapan pun asalkan kedua belah pihak menyatakan kesiapan, baik sebelum atau setelah pernikahan berlangsung. Kini tinggal bagaimana kesadaran dan kemauan kedua mempelai untuk menjalaninya. Akan tetapi, janganlah menjadikan hasil pemeriksaan kesehatan pranikah sebagai dasar utama kelangsungan suatu pernikahan.

Untuk prosedurnya secara umum diawali dengan mendatangi dokter praktek umum atau langsung menuju laboratorium, selanjutnya serangkaian panel tes laboratorium dan radiologi akan dilakukan setelah pemeriksaan fisik dan wawancara singkat. Klinik Remaja KISARA sebagai unit layanan Klinik Catur Warga dari PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia) Daerah Bali turut mengembangkan pemeriksaan kesehatan pranikah dengan tersedianya layanan konseling dan pemeriksaan kesehatan umum, serta jaringan laboratorium untuk pemeriksaan tambahan yang diperlukan.

Atau bagi rekan-rekan remaja yang membutuhkan informasi dan layanan kesehatan umum lebih lengkap, bisa langsung datang saja ke Jalan Gatot Subroto IV nomor 6, Gedung PKBI Daerah Bali Lantai-1 yang buka setiap hari Senin sampai dengan Jumat, pukul 09.00-21.00 WITA. Bisa juga konsultasi via telepon atau sms di 0361-9105250, email ke kisarayouthclinic@yahoo.com, website http://www.kisarayouthclinic.org, dan ikuti twitter @klinik_kisara.

**************

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: