Lindungi Perempuan Dan Anak Dari HIV ; Hari AIDS Sedunia 2012

image

dr. Henie Sania dan dr. Pramesemara
Klinik KISARA PKBI Daerah Bali

Dok, ngapaen sich terus kampanye pita merah tiap hari aids? Buang2 waktu doank, kasus tetap aja tinggi? Pake bagi2 kondom gratis sgala, srasa ngedukung freesex.
(Lyla, +6285117464xxx)

Hari AIDS Sedunia
Serentak masyarakat di seluruh dunia menyambut dan memperingati tanggal 1 Desember sebagai hari AIDS Sedunia (HAS) sebagai momen internasional untuk meningkatkan kepedulian bersama terhadap permasalahan HIV (Human Immunodeficiency Virus)  dan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Sebuah epidemi penyakit infeksi virus yang mampu menurunkan kekebalan tubuh dan sudah cukup lama merongrong bumi sejak medio awal tahun 1980-an hingga kini.

image

Sejak tahun 2011 dan hingga nanti di tahun 2015, tema internasional hari AIDS Sedunia adalah Getting to Zero ; Zero New Infection, Zero Discrimination, and Zero AIDS Related Death yang dalam bahasa Indonesia berarti mencapai nol meliputi nol infeksi HIV baru, nol diskriminasi, dan nol kematian yang berhubungan dengan AIDS. Angka nol mencerminkan tujuan dan indikator keberhasilan jangka panjang program penanggulangan HIV-AIDS. Diharapkan dalam lima tahun ke depan dapat tercapai target tidak ditemukannya lagi kasus infeksi HIV yang baru, tiada lagi stigma dan diskriminasi terhadap ODHA (Orang Dengan HIV-AIDS), dan tidak ada laporan kematian yang berhubungan dengan AIDS.
Untuk di Indonesia sendiri memiliki tema nasional tahunan yang kali ini khusus menititikberatkan pada kaum perempuan dan anak-anak, yaitu “Lindungi Perempuan dan Anak dari HIV dan AIDS”. Diharapkan fokus semua pihak untuk ikut berperan secara aktif dalam meningkatkan perlindungan bagi kaum perempuan dan anak-anak dari infeksi HIV, menghapus stigma dan diskriminasi bagi ODHA, menumbuhkan sikap tanggung jawab dan perhatian yang cukup dari kaum laki-laki atas ketidakberdayaan dan kelemahan kaum perempuan dan anak-anak dalam melawan HIV-AIDS yang mematikan, serta meningkatkan partisipasi kaum laki-laki dalam pemenuhan dan penghormatan akan hak-hak reproduksi dan seksualitas perempuan.

image

Perempuan, Anak Dan HIV-AIDS
Kaum perempuan sangat rentan terinfeksi virus HIV, kondisi inilah yang kemudian menyebabkan anak-anak pada posisi mudah terinfeksi dan ikut terkena HIV-AIDS lanjutan dari kedua orangtuanya. Perlu dicamkan bahwa kaum perempuan dan anak dalam kondisi tersebut diposisikan lebih sebagai korban dan acapkali kurang mendapat perhatian dalam upaya penanggulangan HIV-AIDS. Sepanjang proses pembuahan, kehamilan, persalinan hingga menyusui menimbulkan risiko bagi kaum perempuan dan anak terinfeksi HIV-AIDS. Jadi dapat dibayangkan bersama, betapa besarnya ancaman infeksi HIV-AIDS yang akan dihadapi oleh generasi yang akan datang.
Hasil penelitian UNAIDS (United Nations Program On HIV And AIDS) pada tahun 2004 menunjukkan bahwa 2,5 kali lebih besar kemungkinan bagi kaum perempuan dan remaja putri terinfeksi virus HIV dibandingkan kaum laki-laki dan remaja putra. UNAIDS sebagai salah satu program PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang mengkhususkan pada HIV-AIDS melaporkan  67% dari total kasus HIV-AIDS di negara-negara berkembang telah menjangkiti kelompok usia 15-24 tahun. Dari angka itu, 64% adalah kaum perempuan dan remaja putri yang berusia 15-24 tahun yang notabene memasuki masa subur, maka tidak dipungkiri juga kemungkinan besar keturunannya dapat langsung terinfeksi HIV-AIDS.

image

Stop Stigma Dan Diskriminasi
Dewasa ini, sikap dan perilaku stigma dan diskriminasi dari masyarakat terhadap kasus HIV-AIDS juga semakin menambah beban masalah sosial yang dihadapi rekan-rekan ODHA terutama kaum perempuan dan anak. Bahkan stigma dan diskriminasi bisa jadi merupakan problem utama saat ini dalam upaya penanggulangan HIV-AIDS secara global. Secara sederhana, stigma dapat diartikan pemberian identitas (cap) buruk pada seseorang yang dianggap melakukan kesalahan, sedangkan diskriminasi lebih kepada upaya pengucilan atau pengurangan hak-hak dan kewajiban asasi seseorang.
Umumnya masyarakat masih cenderung menganggap HIV-AIDS hanya dialami oleh perempuan yang berperilaku menyimpang, tidak sesuai kaidah atau norma-norma yang berlaku. Padahal kaum perempuan yang terinfeksi virus HIV bukan hanya para pekerja seksual, pengguna atau penyalahguna narkotika, dan pelaku hubungan seksual yang bebas dan tidak aman. Sebaliknya fakta didapatkan lebih banyak perempuan yang tidak melakukan perilaku berisiko namun malah terinfeksi dari pasangan tetapnya (suami atau pacar) yang ternyata memiliki perilaku seksual yang berisiko tinggi.

image

ODHA Juga Manusia
Melihat paradigma yang ada, sudah seharusnya upaya penanggulangan HIV-AIDS  digalakkan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat guna meningkatkan kewaspadaan, serta menanamkan rasa kepedulian dan tanggung jawab untuk meminimalisir efek buruk dari fenomena stigma dan diskriminasi terhadap ODHA. Bagaimanapun ODHA adalah sosok manusia yang sama dan merupakan mahluk tertinggi ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki hak-hak dan kewajiban asasi dalam mengisi kehidupan.
Setiap individu, perempuan maupun anak-anak berhak mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan yang baik termasuk yang terkait dengan infeksi HIV-AIDS. Membagikan pita merah, bunga mawar, stiker ataupun kondom secara gratis yang disertai edukasi hanyalah segelintir aksi-aksi nyata nan sederhana yang konstan dilakukan setiap Hari AIDS Sedunia (tanggal 1 Desember) dari pihak-pihak yang peduli akan problema HIV-AIDS. Ibarat menyediakan payung sebelum hujan, maka kondom dibagikan bukan sebagai bentuk dukungan terhadap freesex. Jangan bersikap antipati dahulu, malah sebaliknya diharapkan kreatifitas dan dukungan positif lainnya terhadap berbagai program penanggulangan HIV-AIDS agar kedepannya berjalan semakin efektif.

image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: