Remaja, Say No To GALAU (Depresi)!

Oleh :

dr. I Gusti Ayu Utami Wijayanthi, S.Ked

(Staf Dokter Klinik Remaja KISARA dan Koordinator Klinik IMS Kencana PKBI Daerah Bali)

 galau

Dear Kisara,

Sahabat aku dulunya periang, pinter dan berprestasi. Tapi sejak putus ama pacarnya, dia berubah banget. Selalu bilang capek, suka tidur lama, nafsu makannya menggila, sering bolos sekolah dan gampang tersinggung. Kenapa ya dia GALAU gitu? Gimana caranya balikin sahabat aku normal  lagi?

Tessa, +6281338561XXX

 

Semua Bisa Terserang Galau (Depresi)

Masa remaja adalah periode hidup yang indah, penuh semangat untuk mencoba dan mengenal berbagai hal baru. Begitu banyak yang terjadi dalam kehidupan remaja, maka tidak jarang membuat emosi dan pikiran menjadi tidak stabil. Beberapa hal terkait dengan kehidupan pribadi dan juga tekanan dapat memicu terjadinya perasaan sedih bila tidak mampu diatasi dengan baik dan sebaliknya tidak jarang rasa senang pada remaja bisa diterjemahkan secara berlebihan.

Dalam dialog-dialog film, sinetron remaja ataupun dalam pergaulan sehari-hari, seringkali menyebutkan kata Galau (depresi) setiap kali ada tokoh yang mendapatkan masalah, sehingga masyarakat secara tidak langsung sering mengidentikkan depresi hanya sebatas terjadi pada remaja. Padahal kondisi galau atau depresi dapat dialami oleh siapapun baik para remaja, orang dewasa bahkan anak-anak.

Continue reading