BAHAYANYA MIRAS BER-ALKOHOL

miras1

Oleh :

Ns. Pramitaresthi dan dr. Pramesemara 

(Staf Klinik Remaja KISARA PKBI Daerah Bali)

 arak bali

Halo KISARA,

Nanya nih, apa minuman beralkohol bisa bikin kematian? Takut aja karna pas kmaren pawai Ogoh-ogoh diajak teman-teman pesta minum arak Bali sedikit sich.

Gung De Denpasar, +628185544XXX.

MIRAS = NAPZA

Minuman keras atau seringkali disebut MIRAS merupakan jenis minuman beralkohol yang  mengandung senyawa etanol. Zat etanol adalah bahan psikoaktif, apabila dikonsumsi berlebihan dan tanpa pengaturan dosis yang tepat bisa menyebabkan perubahan kesadaran maupun penurunan kesadaran. Berbagai minuman beralkohol yang ada dapat juga dimasukkan kedalam golongan zat adiktif karena menimbulkan efek negatif berupa sifat kecanduan  secara fisik maupun psikis.

miras2

Minuman keras yang mengandung alkohol adalah bagian dari NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) yang sering menimbulkan permasalahan di masyarakat maupun gangguan kesehatan. Umumnya minuman keras beralkohol dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu golongan A yang berkadar alkohol 1-5%, dengan contoh Bir, golongan B yang berkadar alkohol 5-20% dengan contoh Wine, dan  golongan C yang berkadar alkohol 20-45% atau lebih dengan contoh Arak, Whiskey atau Vodka.

Zat Etanol atau Etil-Alkohol (C2H5-OH) merupakan komponen organik utama yang terkandung dalam berbagai minuman beralkohol dan berwujud cairan bening, tidak berwarna, berbau tajam yang khas, dan mudah menguap. Jenis alkohol ini yang melalui cara pengolahan tradisional dapat diperoleh dari hasil fermentasi (peragian) madu, gula, sari buah, atau umbi-umbian dengan menggunakan bantuan mikroorganisme tertentu.

Beberapa waktu yang lalu, Bali sempat dihebohkan dengan berita kematian sia-sia sejumlah orang pribumi maupun wisatawan asing akibat penyalahgunaan miras, yaitu meminum minuman arak yang dicampur methanol. Zat Methanol atau Methyl-Alkohol (CH3-OH) adalah bentuk alkohol yang paling sederhana dengan wujud hampir sama dengan etanol, tetapi jauh lebih beracun dan berbahaya bagi manusia, sehingga mampu menyebabkan kematian. Terkait dengan kasus kali ini, maka kemungkinan yang perlu diwaspadai adalah keberadaan zat etanol dan metanol yang dominan terkandung dalam olahan arak Bali.

miras

BAHAYA MIRAS

Konsumsi dengan jumlah yang sangat terbatas atau dosisnya telah diatur, seperti yang lazim dilakukan oleh masyarakat dalam acara-acara keluarga, upacara keagamaan, even perkawinan, pesta syukuran ataupun prosesi penyambutan tamu dalam santap malam, maka relatif tidak membahayakan. Jika diminum dalam jumlah berlebihan, apalagi ditambahkan racikan bahan-bahan terlarang lainnya, maka bukan saja berbahaya bagi kesehatan, timbul juga keributan akibat kehilangan kesadaran (mabuk) dan kematian pun siap menanti.

Tidaklah aneh lagi, ketika didalam masyarakat ditemui budaya meminum miras terutama pada remaja. Adanya anggapan yang salah bahwa mengkonsumsi miras adalah hal yang lumrah dan meningkatkan kesan semakin macho. Kenyataan malah sebaliknya, sama halnya dengan merokok, mengkonsumsi miras sangat tidak keren karena efek buruknya, seperti mabuk, halusinasi, dan ketidakmampuan mengontrol diri yang menunjukkan kondisi lemah, pengecut, dan kekanak-kanakan. Tidak hanya merugikan diri sendiri, kemungkinan besar  merugikan orang lain juga sebagai akibat dari berbagai tindakan negatif dan perilaku yang tidak terkontrol, tanpa pikiran yang sehat.

Begitu berbahayanya minuman keras beralkohol bagi kesehatan, sudah seharusnya membuat Kita sadar untuk menjauhi racun tersebut. Ingatlah selalu bahwa alkohol merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia karena penyakit-penyakit yang ditimbulkan maupun akibat kecelakaan, dan overdosis. Minuman keras beralkohol adalah racun bagi tubuh, jiwa, dan keimanan, serta tidak menguntungkan sama sekali.

So, bagi rekan-rekan remaja  yang masih membutuhkan informasi tentang bahaya minuman keras beralkohol atau tentang kesehatan umum lainnya. Silakan kunjungi KISARA Youth Clinic (KYC) di Jalan Gatot Subroto IV nomor 6, Gedung PKBI Daerah Bali lantai-1. Klinik Remaja ini merupakan pendukung dari program KISARA (Kita Sayang Remaja) yang buka setiap hari Senin hingga Jumat, Pukul 09.00-15.00 WITA. Info selanjutnya hubungi telepon (0361) 430214 atau 430200, bisa interaksi via website http://www.kisarayouthclinic.org, facebook™ group, email kisarayouthclinic@yahoo.com, dan twitter™ @kisara_clinic.

***********

mabuk

One Response

  1. terimakasih infonya, inilah alasan mengapa agama mengharamkan mengkonsumsi miras, karena banyak juga dampak buruknya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: