Menolak Iklan, Promosi, Dan Sponsor Rokok

wntd 2013

Memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2013  

Oleh :

dr. Pramesemara

(Relawan Klinik Remaja KISARA PKBI Daerah Bali)

1369964526

Halo Kisara, kemaren ada aksi turun ke jalan ya untuk kampanye anti rokok? Tapi koq ironis, layar LCD milik pemerintah di perempatan itu malah tetap mengiklankan produk rokok?.

Pande (0811380xxx)

**************

Mungkin pernah mendengar anekdot ini di masyarakat bahwa terdapat tiga keunggulan dari para perokok. Pertama, para perokok tidak akan menua. Kedua, rumah mereka tidak pernah kemalingan. Terakhir, mereka sangat disayang dokter.

Benarkah? Janganlah percaya dulu!” bahwa para perokok tidak pernah tua karena mereka terlanjur mati muda. Rumahnya tidak pernah kemalingan karena sepanjang malam menderita terbatuk-batuk terus tanpa henti. Dan mengapa mereka sangat disayang para dokter karena seringkali harus berobat ke Dokter untuk keluhan yang sama dalam jangka waktu yang lama.

Sudah lama rokok menjadi wabah penyakit yang tidak susah dicegah dan menjadi bagian sumber masalah kehidupan manusia. Merokok dapat Menyebabkan Kanker, Serangan Jantung, Impotensi, dan Gangguan Kehamilan dan Janin adalah himbauan yang tertera pada semua bungkus produk rokok di Indonesia, tetapi tetap tidak mampu menyurutkan minat masyarakat untuk berhenti merokok.

Bukan rahasia umum lagi apabila rokok merupakan salah satu penyebab utama dari berbagai macam penyakit terutama meningkatkan risiko mengalami penyakit jantung. Lebih dari 70.000 artikel ilmiah terbaru berhasil membuktikan bahwa konsumsi rokok secara aktif maupun paparan pasif dari asap rokok sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

bahan rokok

Asap rokok dan tembakau mengandung sekitar 4.000 bahan kimia yang berbahaya dan lebih dari 65 zat  karsinogenik yang mampu mencetus terjadinya tumor ataupun kanker. Zat adiktif dalam rokok, yaitu nikotin yang membuat para perokok sangat sulit untuk berhenti merokok. Kebiasaan merokok juga mampu memperburuk kondisi penyakit yang ada sebelumnya.

Data menyebutkan Indonesia adalah negara dengan jumlah perokok ketiga terbesar di dunia, yaitu 34 persen atau 1 dari 3 orang Indonesia adalah perokok. Laki-laki perokok di Indonesia merupakan yang tertinggi dari 16 negara peserta Global Adult Tobacco Survey tahun 2011, yaitu sekitar 67 persen atau 2 dari 3 laki-laki di Indonesia merupakan perokok aktif.

Di tambah fenomena merokok di usia muda juga mulai mencemaskan para orang tua, guru, dan praktisi kesehatan di Indonesia. Acapkali terlihat di beberapa tempat umum, sekumpulan anak-anak usia sekolah tampak sedang asyik merokok. Kata mereka, Tidak gaul atau tidak jantan, jika tidak merokok Bro!.

Industri rokok susah dikendalikan karena didukung oleh mitos-mitos masyarakat yang salah dan dilema pemerintah karena anggapan industri rokok adalah sumber devisa negara dari pajak cukai yang cukup besar. Selain alasan ekonomi lainnya bahwa industri rokok mampu menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.

Sungguh ironis di Indonesia, produk pembunuh itu dibiarkan secara bebas dengan gencar mempromosikan dan mengiklankan para perokok sebagai individu yang berjiwa atraktif, peduli lingkungan, bahkan terlihat keren, sehat, dan bugar. Tidak mengherankan kalau ilusi dan khayalan bodoh tersebut menjadi sangat ampuh menyebarkan pesan-pesan bohong yang menanamkan kebiasaan buruk bagi kesehatan itu.

Komnas Perlindungan Anak di tahun 2007 menunjukkan data bahwa 91,7% remaja berusia 13-15 tahun di Indonesia merokok karena didorong oleh pengaruh negatif iklan-iklan produk rokok. Anak-anak dan remaja dengan mudah melihat iklan-iklan rokok dimana saja. Bukan hanya di jalan-jalan, mereka juga dapat menemui promosi rokok dekat lokasi sekolahnya atau mendukung acara sekolah. Anak dan remaja juga selalu disuguhkan dengan iklan rokok di televisi, radio maupun media lainnya yang menjadi sponsor dalam berbagai acara musik dan  pertandingan olahraga favorit.

Peringatan hari tanpa tembakau (anti rokok) sedunia atau World No Tobacco Day pada tanggal 31 Mei 2013, World Health Organization (WHO) pun mengangkat tema Tolak Iklan, Promosi, dan Sponsor Rokok. Kali ini tema menitikberatkan partisipasi aktif dan membuka mata dari pihak pemerintah dan masyarakat secara langsung untuk pentingnya meningkatkan kepekaan dan rasa kritis terhadap segala bentuk rayuan dan tipuan dari industri rokok yang bisa merugikan keluarga dan anak-anaknya.

Terlebih kini masalah konsumsi produk tembakau di Indonesia bukan lagi menjadi masalah kesehatan, namun juga menimbulkan permasalahan di bidang ekonomi dan sosial. Contohnya kerugian makroekonomi akibat konsumsi rokok yang mencapai empat kali lipat pendapatan cukai pada tahun yang sama. Sifat adiksi nikotin yang membuat perokok miskin tidak lagi bisa memikirkan secara logis pengeluaran hidup lainnya yang ternyata jauh lebih penting, tetapi faktanya lebih mementingkan membeli rokok.

Mari menyadari jikalau rokok merupakan pintu gerbang berbagai permasalahan kehidupan. Mulai dari penyalahgunaan narkoba dikarenakan para perokok mempunyai risiko lebih besar untuk mencoba zat-zat aditif lainnya terutama mengkonsumsi minuman beralkohol hingga kecenderungan berperilaku negatif, misalnya tawuran antar pelajar dan hubungan seksual tidak bertanggungjawab yang berisiko tinggi terhadap penularan HIV-AIDS.

Last but not least, tips terbaik yang bisa ditawarkan adalah segera menjauhkan diri dari bahaya rokok dan jangan sampai dibodohi iklan-iklan produk rokok yang menyesatkan. Selalu Menjadi Remaja yang Sehat dan Bertangggungjawab.

Bagi sahabat remaja yang masih membutuhkan informasi lebih lanjut tentang bahaya rokok dan seputaran kesehatan umum lainnya. Silakan berkunjung ke Klinik Remaja KISARA (Youth Clinic) di Jalan Gatot Subroto IV nomor 6 Denpasar di Gedung PKBI Daerah Bali lantai-1 yang buka layanan setiap hari Senin-Jumat Pukul 09.00-15.00 WITA atau hubungi telepon (0361)-430200.

**************

1369963043

2 Responses

  1. Bandingkan dengan Amerika yang ndak ada iklan rokok sama sekali. Di Indonesia malah rokok iklannya di mana-mana😦.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: