Pura Silayukti ; Catatan Tirtayatra

masih ngeblog

Secara kebetulan teringat akan keberadaan baju yang didapat dari kegiatan Bloody Valentine For Disaster yang dihelat Bali Blogger Community di pertengahan bulan Pebruari ini. Mumpung dunia kampus sedang rehat, maka sejenak menyempatkan diri untuk menulis sedikit catatan tentang perjalanan suci sekeluarga aka tirtayatra ke Pura Silayukti di akhir pekan yang lalu. Postingan kali ini lebih menonjolkan foto-foto bagaimana kondisi tempat suci tersebut.

 

Pura Silayukti

Pura Silayukti

Parkir Pura Silayukti

Parkir Pura Silayukti

Pemandangan Pelabuhan Padangbai

Pemandangan Pelabuhan Padangbai

Kalau dari kota Denpasar mungkin kita menempuh sekitar 60 kilometer atau sekitar 2 jam perjalanan darat menuju ke arah timur pulau Bali. Sangatlah  mudah untuk mencapai lokasi karena adanya akses jalan bypass Prof. Ida Bagus Mantra yang membentang sepanjang Denpasar hingga Klungkung dan tinggal melanjutkan sedikit saja perjalanan yang difokuskan arahnya menuju pelabuhan Padangbai. Sebelumnya di perjalanan akan melewati obyek wisata Pelabuhan tradisional Kusamba, pusat Wisata kuliner Pesinggahan dan Pura Goa Lawah di Klungkung.

Menuju Tempat Melukat

Menuju Tempat Melukat

Papan Petunjuk

Papan Petunjuk

Pemandangan Tebing

Pemandangan Tebing

Pura Silayukti terletak di bukit kecil yang tepat berada si sebelah timur Pelabuhan Padangbai. Akses jalan sudah tersedia, walau cenderung belum memadai karena ukuran yang relatif kecil atau sempit, kondisi jalan masuk yang kurang bagus, ramainya pelabuhan, dan akibat kurang tertatanya fasilitas pariwisata sekitar Pura Silayukti. Banyak terlihat wisatawan atau guide wisata yang memarkirkan mobil travel nya secara sembarangan dan adanya bangunan-bangunan liar milik agen-agen wisata yang bahkan memakan sebagian badan jalan.

Pura Payongan

Pura Payongan

Pemandangan Selat Lombok

Pemandangan Selat Lombok

Patung Mpu Kuturan Dan Mpu Beradah

Patung Mpu Kuturan Dan Mpu Beradah

Pura Silayukti merupakan salah satu tempat suci umat Hindu yang termasuk Pura Dang Kahyangan di Bali. Konon Pura ini dipercaya sebagai parahyangan Ida Batara Mpu Kuturan, seorang tokoh yang sangat berjasa dalam menata kehidupan sosial religius masyarakat di Bali sekitar abad ke-11 Masehi. Lebih jelasnya terkait babad Pura Silayukti, silakan klik http://www.babadbali.com/pura/plan/silayukti.htm.

Pura Tunjung Sari

Pura Tunjung Sari

Jeroan Pura Tanjung Sari

Jeroan Pura Tanjung Sari

Pura Tanjung Sari

Pura Tanjung Sari

Pelinggih Budha

Pelinggih Budha

Terdiri dari 4 bangunan dengan 3 Pura yang utama (Pura Tanjung Sari, Pura Telaga Mas, dan Pura Silayukti) dan Satu Pura Payongan yang menjorok ke tebing di pinggir lautan dan menjadi tempat untuk “melukat” (proses penyucian diri dengan membasuhkan diri menggunakan air suci). Persembahyangan dimulai berturut-turut dari melukat di Pura Payongan, selanjutnya ke Pura Tanjung Sari sebagai tempat pemujaan kepada Empu Beradah, Pura Telaga Mas (Pura baru yang terlewatkan di perjalanan ini), dan rangkaian pun diakhiri di Pura Silayukti sebagai lokasi utama tempat pemujaan Empu Kuturan.

Pura Tanjung Sari

Pura Tanjung Sari

Bale Bengong Pura Silayukti

Bale Bengong Pura Silayukti

Jeroan Pura Silayukti

Jeroan Pura Silayukti

Pura Silayukti

Pura Silayukti

Pelinggih Pura Silayukti

Pelinggih Pura Silayukti

Dari obrolan dan mendengar cerita para senior (orang tua, sanak famili dan lainnya, harap maklum masih muda), secara umum kondisi pura Silayukti dikatakan sudah mengalami kemajuan dan tertata rapi. Tetapi jujur masih banyak yang harus diperbaiki agar lebih nyaman lagi umat menjalankan ibadahnya. Tampak sebagian dari tembok pagar Pura Silayukti belum selesai dibangun, pengelolaan parkir yang tidak bagus dan banyaknya tumpukan sampah umat yang sembarangan di buang. Namun semua akan terobati dengan indahnya pemandangan terutama ke arah laut yang tampak dengan jelas Pulau Nusa Penida.

Pura Silayukti

Pura Silayukti

Pura Silayukti

Pura Silayukti

Akhirnya agar ter-update kembali blog ini, silakan menikmati catatan ringan perjalanan suci ini yang di-capture dengan Nikon 3100D. Ada gunanya ya juga tulisan sindiran di baju merah BBC di atas, Masih Ngeblog Bro? Sudah Donk!….

Pura Silayukti

Pura Silayukti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: